SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Perdagangan Kota Semarang menyiapkan relokasi bagi pedagang korban kebakaran Blok C di Pasar Kanjengan.
Para pedagang rencananya akan Dinas Perdagangan relokasi ke gedung baru pasar Kanjengan, tepatnya di lantai tiga dan empat, agar aktivitas ekonomi bisa segera pulih.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Aniceto Magno Dasilva, mengatakan langkah ini menjadi solusi tercepat agar pedagang tidak kehilangan mata pencaharian terlalu lama pascakebakaran.
“Kami siapkan gedung baru Pasar Kanjengan sebagai lokasi relokasi sementara. Harapannya pedagang bisa segera kembali berjualan tanpa harus menunggu lama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, gedung baru Pasar Kanjengan memiliki empat lantai dan selama ini bagian atas belum optimal pemanfaatannya. Karena itu, area tersebut menurutnya cukup representatif untuk menampung pedagang terdampak.
BACA JUGA: 468 Kios dan Ruko Pasar Kanjengan Ludes Terbakar, Pedagang Bakal Segera Direlokasi
“Sebenarnya lantai atas sudah sempat dimanfaatkan, tapi kami minta dikosongkan dulu agar bisa diprioritaskan untuk korban kebakaran. Ini bentuk komitmen kami membantu pedagang,” jelas Amoy, sapaan akrabnya.
Amoy menyebut kapasitas di lantai empat gedung baru Pasar Kanjengan mampu menampung sekitar 160 pedagang untuk los, dan sekitar 50-an kios.
Secara keseluruhan, lokasi tersebut bisa mengakomodasi hingga 160 pedagang, menyesuaikan jumlah pedagang aktif yang terdampak.
“Kalau semua masuk, kurang lebih bisa menampung 160 pedagang. Dari data yang aktif pun tidak lebih dari itu, jadi kami optimis bisa tertampung,” katanya.
Selain Pasar Kanjengan, pemerintah juga menyiapkan alternatif lokasi lain di kawasan Shopping Center Johar (SCJ) eks Matahari. SCJ berada di lantai tiga dan empat dengan kapasitas hingga 200 pedagang.
“Alternatif lain ada di SCJ, tapi karena lokasinya lebih jauh, kami utamakan yang paling dekat dulu, yaitu di Pasar Kanjengan,” tambahnya.
Ia berharap relokasi ini tidak hanya menjadi solusi sementara. Tetapi juga mampu menghidupkan kembali aktivitas di gedung baru Pasar Kanjengan yang selama ini relatif sepi.





