SEMARANG, beritajateng.tv – Peristiwa memilukan terjadi di Jalan Puspowarno, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, pada Selasa, 8 Juli 2025 malam. S
Seorang pemuda bernama Deo Ramdani (24) nekat membakar diri di dalam kamar rumahnya. Akibat aksi tersebut, tiga orang mengalami luka bakar, termasuk Deo dan ibunya, Ida, yang mencoba menyelamatkannya.
Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar, memastikan bahwa ketiganya selamat dan kini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Ada tiga korban luka bakar dalam kejadian ini. Dua di antaranya adalah penghuni rumah, seorang ibu dan anak,” ungkapnya.
BACA JUGA: Kebakaran Kandang Ayam di Wonosobo, 5.000 Ekor Ayam Terpanggang, Ini Kronologinya
Aksi bakar diri tersebut sontak mengundang kepanikan warga sekitar. Sutarno, salah satu kerabat korban, menjadi saksi mata detik-detik mengerikan itu. Ia mendengar teriakan minta tolong dan melihat Deo lari keluar rumah dalam kondisi tubuh terbakar.
“Saya pas di depan rumah, ada teriak-teriak minta tolong. Terus dia lari keluar dengan tubuh terbakar, guling-guling di tanah karena kepanasan. Saya nggak berani mendekat,” ujar Sutarno.
Menurutnya, api sempat membesar dan melahap sebagian besar isi kamar. Sang ibu, yang mencoba menolong Deo, juga ikut tersambar api. Meski begitu, luka yang diderita sang ibu tidak separah anaknya.
“Terus ibunya keluar rumah, ya ikut terkena api juga, tapi tidak separah anaknya,” tambahnya.
Warga yang panik langsung menghubungi petugas. Tak lama kemudian, tim pemadam kebakaran dan ambulans Hebat dari Dinas Kesehatan Kota Semarang tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.
BACA JUGA: Kebakaran Kilang Minyak Pertamina di Cilacap Bukan Pertama Kalinya, Ini Sejumlah Kejadian Serupa di RI
Sebelum insiden terjadi, Sutarno tidak mendengar adanya pertengkaran di dalam rumah. Namun, ia sempat mencurigai gerak-gerik Deo yang tampak membawa sesuatu di balik jaketnya.
“Dari depan saya lihat dia keluar, terus nggak lama balik lagi. Di belakang jaketnya kayak bawa sesuatu, tapi saya nggak tahu apa, bensin atau apa. Terus dia masuk ke kamar, dan kejadian itu terjadi,” jelasnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki motif aksi nekat tersebut dan menunggu hasil pemeriksaan medis untuk keterangan lebih lanjut dari korban. (*)





