“(RPH di Jateng) Masih sedikit. Sebenarnya Pak Wagub sudah berusaha, terutama memulai dari pelatihan Juleha atau Juru Sembelih Halal, tapi Gus Yasin punya istilah Kangjala ya atau Kang Jagal Halal,” ucap Ahmad Rofiq kepada beritajateng.tv
Menurutnya, pelatihan tersebut belum terlaksana secara penuh. Rofiq menyebut, perlunya tenaga ekstra untuk memperluas RPH maupun RPU bersertifikat halal di Jateng.
“Itu memang masih belum sepenuhnya, harus ada effort yang serius dari pihak pemerintah. Kalau di lapangan ada yang jual ayam lukamya tidak melebar, itu tanda berarti RPH sama RPU-nya belum kerja dengan baik,” pungkasnya. (*)
Editor: Ricky Fitriyanto





