BLORA, beritajateng.tv – Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Blora memberikan pesan tegas kepada pengurus baru HMI Cabang Blora periode 2026-2027. Kader HMI ԁiminta tidak hanya tajam dalam mengkritisi kebijakan, tetapi juga harus mampu membaca data dan menawarkan solusi konkret bagi masyarakat.
Pesan tersebut ԁisampaikan oleh Koordinator Presidium (Korpres) MD KAHMI Blora, Mochamad Muchklisin, atau yang akrab ԁisapa Cak Sin, saat menghadiri pelantikan HMI Cabang Blora di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Minggu, 21 September 2026.
Menurut Cak Sin, yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Blora, sikap kritis adalah napas bagi insan akademis. Namun, kritik tanpa basis data yang kuat justru bisa menjadi bumerang bagi kader itu sendiri.
“Kritis itu penting, tapi insan akademis harus berbasis data. Jangan hanya asal mengkritik tanpa menawarkan solusi konstruktif,” ujar Cak Sin dalam arahannya.
BACA JUGA: Daftar 50 Lokasi Salat Iduladha Muhammadiyah di Kota Semarang 2026, Lengkap Semua Kecamatan
Ia mencontohkan langkah positif HMI saat melakukan audiensi di DPRD terkait pengelolaan sumur rakyat. Menurutnya, HMI perlu terus mencermati regulasi pengelolaan potensi ekonomi daerah, termasuk pelibatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), koperasi, hingga UMKM.
Cak Sin menekankan bahwa persoalan daerah harus ԁibedah secara komprehensif, mulai dari aspek regulasi hingga dampaknya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.
“Regulasi harus punya pintu masuk untuk meningkatkan PAD. Jika belum ada, di sanalah peran kader HMI untuk hadir membawa solusi,” tambahnya.
Dorong Kader HMI Blora Jadi “Insan Pencipta”
Di tengah tantangan ekonomi dan ancaman pengangguran, Cak Sin mendorong kader HMI untuk bertransformasi menjadi “Insan Pencipta”. Artinya, kader tidak hanya menjadi pengamat atau pengkritik, tetapi harus mampu menciptakan peluang dan lapangan kerja.
“Tantangan ke depan adalah pengangguran. Di sinilah HMI harus membuktikan diri sebagai insan pencipta yang mampu melahirkan gagasan solutif,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga marwah organisasi. Mengutip prinsip “HMI tidak ke mana-mana, tapi ada di mana-mana”, Cak Sin berpesan agar kader HMI tetap memegang teguh identitas organisasi di mana pun mereka berkiprah, baik di jalur politik, pemerintahan, maupun sektor profesional lainnya.
BACA JUGA: Mudah dan Cepat! Begini Cara Tukar Uang Baru di Bank BNI, Mandiri dan BRI
“Silakan berkiprah di bidang apa pun, namun jangan pernah kehilangan nilai dan identitas ke-HMI-an,” pesannya.
Sebagai informasi, pelantikan tersebut mengukuhkan Joko Agung Purnomo sebagai Ketua Umum HMI Cabang Blora masa bakti 2026-2027.
Pelantikan berjalan khidmat dengan harapan pengurus baru mampu membawa HMI Blora menjadi organisasi yang lebih adaptif, kritis, dan solutif terhadap ԁinamika pembangunan daerah. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





