BREBES, beritajateng.tv – Seorang Kepala Desa Jatimakmur, Kabupaten Brebes bernama Mohammad Suhendri melakukan korupsi dana desa sebesar Rp 977,5 juta atau hampir 1 miliar untuk judi online.
Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kabupaten Brebes Antonius mengatakan Suhendri sebagai tersangka dugaan korupsi dana desa pada tahun 2019 hingga 2022.
“Berdasarkan audit pihak Inspektorat Brebes, penyelewengan uang yang didapat dari saluran bantuan modal dan kegiatan yang tidak dilaksanakan, termasuk anggaran Bantuan Keuangan APBD yang tidak dilaksanakan atau dikerjakan oleh tersangka,” kata dia seperti beritajateng.tv kutip dari Antara, Sabtu 28 Juni 2024.
BACA JUGA: Jateng Jadi Provinsi Ketiga Tertinggi Judi Online, Pj Nana: Siapa yang Bilang?
Ia menyebut bahwa Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes, Jawa Tengah akan melimpahkan kasus korupsi kades di Kabupaten Brebes ini ke Kejaksaan Negeri Brebes ke Pengadilan Tinggi Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang.
Berkas perkara itu, tambah Antonius, sudah cukup P-21 dan sudah terpenuhi untuk dipersiapkan pelimpahan kasus itu ke Pengadilan Tipikor Semarang.
Dari pengakuan tersangka, sang kades tersebut memakai dana desa untuk judi online berupa slot, judi Singapura, dan trading.
“Selain untuk judi online, uang dana desa juga tersangka gunakan untuk trading,” imbuh dia.
BACA JUGA: Kelilit Utang Karena Judi Online, Pria di Semarang Nekat Bunuh Diri
Lebih rinci, dana desa yang Suhendri korupsi tersebut berasal dari bantuan penyertaan modal BUMDes sebesar Rp 34 juta. Sementara bantuan langsung tunai (BLT) untuk 333 keluarga penerima manfaat sebesar Rp 99,9 juta.
Tak hanya itu, Suhendri juga menyikat anggaran dana desa pembuatan pagar keliling dan talud senilai Rp 210,7 juta.
Dari anggaran tersebut, dia cuma merealisasikan sebesar Rp 21,68 juta. (*)





