Dari sisi kesehatan, pihaknya juga menyediakan layanan dokter hewan yang siap melakukan pemeriksaan jika terdapat gejala tertentu seperti diare atau kondisi abnormal lainnya.
Seleksi Ketat Sebelum Check-in Hotel Hewan di Semarang
Tingginya permintaan membuat pihak pengelola menerapkan standar ketat sebelum menerima hewan untuk menginap. Setiap hewan wajib melalui pemeriksaan kondisi tubuh, termasuk memastikan bebas dari kutu, jamur, maupun infeksi.
“Kalau ada kutu, biasanya kami sarankan untuk treatment dulu sebelum check-in,” tegasnya.
Lonjakan okupansi juga diikuti dengan peningkatan jumlah tenaga kerja. Selama periode Lebaran, jumlah petugas tambah hingga dua kali lipat untuk memastikan pelayanan tetap optimal.
“Biasanya tiga orang, saat Lebaran bisa sampai enam orang,” ungkap Ayu.
Di balik tingginya permintaan, ada tantangan tersendiri dalam merawat hewan titipan, terutama bagi yang baru pertama kali menginap. “Yang paling sulit itu kalau hewan susah adaptasi. Biasanya jadi tidak mau makan,” jelasnya.
BACA JUGA: Mudik Lebaran Terpaksa Ninggal Anabul? Ini 8 Rekomendasi Tempat Penitipan Hewan di Semarang
Untuk mengatasi hal tersebut, tim melakukan pendekatan secara bertahap agar hewan merasa nyaman.
Ke depan, Pet Central juga berencana menambah layanan unik berupa foto studio khusus hewan peliharaan. Inovasi ini harapannya menjadi nilai tambah di tengah persaingan bisnis pet hotel.
“Jadi nanti bukan cuma manusia saja yang bisa foto, anjing dan kucing juga bisa,” ujarnya.
Fenomena ini menunjukkan perubahan gaya hidup masyarakat urban, di mana hewan peliharaan mereka anggap sebagai bagian dari keluarga. Saat mudik, memastikan kenyamanan mereka menjadi prioritas, termasuk dengan memilih penitipan berkualitas.
Dengan keterbatasan kapasitas, Ayu pun mengimbau masyarakat untuk melakukan reservasi jauh-jauh hari agar tidak kehabisan slot saat musim liburan.
“Karena kapasitas kami terbatas, jadi memang harus booking lebih awal,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





