Viral

Hp Blackberry Kembali Ngetrend di Kalangan Gen Z, Kok Bisa?

×

Hp Blackberry Kembali Ngetrend di Kalangan Gen Z, Kok Bisa?

Sebarkan artikel ini
Hp Blackberry
Hp Blackberry. Instagram/@kabarjogjaterkini

SEMARANG, beritajateng.tv – Anak 2000-an tentu sudah tidak asing lagi dengan salah satu Smartphone lawas merk blackberry.

Jenis smartphone yang satu ini salah satu favorit anak muda di era tahun 2000-an. Namun seiring berkembangnya teknologi yang semakin canggih, maka jenis smartphone tersebut mulai tenggelam dengan sendirinya.

Anehnya, kali ini jenis smartphone merk blackberry ternyata kembali naik daun dan ramai di kalangan para gen z loh. Mengapa demikian? Berikut ini alasannya.

BACA JUGA: Fakta-Fakta Kasus Pria Curi Celana Dalam di Semarang: Pelaku Diduga Miliki Gangguan Jiwa

Hp Blackberry Kembali Naik Daun

Viral nya kembali jenis smartphone tersebut berawal dari maraknya di sebuah platform media TikTok dengan tagar #blackberry. Tagar tersebut bahkan muncul lebih dari 126 ribu kali sehingga ikut menyita perhatian banyak orang.

Konten yang bermunculan tersebut memperlihatkan bagaimana kalangan gen Z yang memperlihatkan bagaimana keyboard yang menderita dan Hp yang terhias.

Mereka juga mengakui untuk menemukan jenis ponsel itu kembali memanglah terbilang sulit. Bahkan dari mereka sampai rela menukarkannya dengan smartphone mahal seperti Apple.

Namun sebagian juga ada yang mencarinya melalui berbagai situs sosial media seperti Facebook, dan Marketplace lainnya.

Salah satu faktor yang mendorong Gen Z kembali tertarik pada Blackberry adalah karena harganya yang lebih terjangkau dari iPhone.

Saat ini, harga iPhone terbaru bisa menembus angka puluhan juta rupiah, membuat Blackberry tampil sebagai alternatif yang lebih masuk akal bagi kalangan muda.

Selain alasan harga, tren gaya hidup yang menolak ketergantungan pada smartphone modern juga turut berpengaruh.

Banyak anak muda yang mulai tertarik untuk kembali menikmati kehidupan offline dan mengatur ulang cara mereka mengakses serta mengonsumsi konten digital.

Walau tumbuh di tengah kemajuan teknologi digital, gen Z dan sebagian Generasi Alpha yang lebih tua mulai menyadari bahwa ketergantungan terhadap ponsel sudah terlalu berlebihan.