SEMARANG, beritajateng.tv – Langkah berat harus ԁihadapi PSIS Semarang jelang laga krusial pekan kedelapan Pegadaian Championship 2026/2027. Skuad Mahesa Jenar ԁipastikan harus tampil tanpa tiga pemain saat menjamu Persikad Depok di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu, 1 November 2026 sore.
Dua gelandang andalan, Rifky Dwi Septiawan dan Ahmad Nufiandani, terpaksa absen akibat sanksi kartu merah. Sementara itu, pemain muda Nuri Fasya masih harus menepi karena ԁibekap cedera.
Kendati pincang, tambahan tiga angka di kandang sendiri tetap menjadi harga mati. Alarm bagi PSIS kini tengah berbunyi nyaring menyusul catatan tiga pertandingan tanpa kemenangan yang membuat mereka tertahan di papan tengah Grup Barat.
Berada di peringkat keenam dengan koleksi 10 poin, tim kebanggaan warga Kota Semarang ini wajib segera kembali ke jalur kemenangan demi menjaga asa promosi ke kasta tertinggi.
Sorotan tajam memang mengarah ke kubu tuan rumah menyusul hasil minor belakangan ini. Paling telak adalah kekalahan memalukan 1-3 dari Persiraja Banda Aceh di kandang sendiri, sebuah hasil di luar prediksi mengingat PSIS lebih ԁiunggulkan di atas kertas.
BACA JUGA: Utang Sewa Fasilitas Capai Rp3,21 Miliar, Persis Diultimatum Pemkot Solo Lunasi Sebelum Akhir 2026
Meski demikian, Pelatih Kepala PSIS Semarang, Widodo C. Putro, menegaskan timnya telah melakukan persiapan maksimal, baik dari aspek taktik maupun mental.
Ia juga tidak khawatir harus melakukan rotasi pemain. Menurutnya, seluruh dari total 32 pemain di dalam skuad telah mendapatkan materi latihan dan pemahaman taktik yang setara.
“PSIS sudah mempersiapkan tim secara maksimal. Siapa pun yang main, dia harus siap menerjemahkan taktik itu. Kami punya 32 pemain, dan semuanya harus siap,” ujar Widodo dalam sesi jumpa pers sehari jelang pertandingan, Sabtu, 31 Oktober 2026.
Widodo juga mengingatkan anak asuhnya untuk tampil penuh semangat namun tetap waspada agar tidak terjebak dalam over-confidence.
Terkait hasil minor dalam tiga laga terakhir, ia tidak menutup mata dan mengakui performa tim belum memenuhi ekspektasi. Namun, ia meminta skuadnya tetap percaya diri mengingat kompetisi masih panjang.
BACA JUGA: Kalahkan Kudus 2-0, Porprov Kota Semarang Jaga Asa ke Semifinal, Laga Kontra Solo Jadi Penentu
“Bukan hanya di mata suporter, bagi kami tim pelatih dan manajemen, hasil ini memang kurang maksimal. Tapi kami masih punya banyak pertandingan,” tegasnya.
Senada dengan sang pelatih, gelandang PSIS, Ricki Ariansyah, menyatakan timnya telah memanfaatkan waktu empat hari untuk mematangkan persiapan. Pemain yang akrab ԁisapa Rian ini menilai fokus utama saat ini adalah memulihkan mental bertanding.
“Kami harus bangkit. Kami tidak bisa terus-menerus meratapi hasil buruk sebelumnya,” ucap Rian.
Ia pun tak lupa menyampaikan permohonan agar suporter tetap hadir dan memberikan dukungan penuh di Stadion Jatidiri. Menurutnya, energi dari tribun penonton adalah suntikan motivasi terbesar bagi pemain di lapangan untuk bangkit bersama.
“Kami sangat berharap suporter tetap memberikan dukungan penuh kepada PSIS. Dengan dukungan yang mengalir, kami ingin memenangkan pertandingan,” pungkasnya. (*)





