SEMARANG, beritajateng.tv – Asam folat merupakan vitamin B kompleks yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh. Tak heran apabila vitamin yang satu ini sangat penting bagi ibu hamil lantaran dapat membantu pertumbuhan sang janin di dalam perut.
Apabila tubuh sudah merasa tercukupi dengan asam folat tersebut maka akan dapat merasakan berbagai manfaat bagi kesehatan. Manfaat tersebut sepertihalnya mencegah anemia serta menurunkan resiko preeklamsia hingga cacat tabung saraf pada janin.
Lantas, apa saja manfaat asam folat bagi ibu hamil? Berikut ini akan kami bagikan beberapa manfaat vitamin tersebut bagi ibu hamil khususnya pada kesehatan janin di dalam perut.
BACA JUGA: Tips Meningkatkan Kecerdasan Janin Sejak dari Kandungan, Ibu Hamil Perlu Tahu!
4 Manfaat Asam Folat bagi Ibu Hamil
- Menurunkan Risiko Komplikasi
Keuntungan dari mengonsumsi asam folat selama kehamilan berikutnya adalah mampu mengurangi risiko serta mencegah keguguran. Dengan begitu maka dapat mencegah terjadinya kematian dalam kandungan.
Selain itu, asupan asam folat yang memadai juga dapat mengurangi risiko komplikasi kehamilan lainnya, seperti masalah perkembangan janin dan kelahiran prematur.
- Menurunkan Risiko Penyakit Jantung Bawaan pada Janin
Selain meningkatkan risiko kelainan tabung saraf, kurangnya asam folat juga dapat meningkatkan kemungkinan munculnya penyakit jantung bawaan pada janin. Oleh karena itu, adalah penting bagi ibu hamil untuk memastikan kecukupan asam folat harian sebagai langkah preventif terhadap berbagai kelainan bawaan pada janin.
BACA JUGA: Michelle Obama Bagikan Tips Cerdas Agar Anak Jadi Mandiri, Apa Saja?
- Mencegah Cacat Tabung Saraf pada Janin
Ketidakcukupan asam folat dapat berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan pada janin, di antaranya adalah kelainan pada tabung saraf, seperti spina bifida dan anensefali.
Spina bifida merupakan suatu kondisi yang dicirikan oleh kelainan pada saraf tulang belakang. Keadaan ini dapat meningkatkan risiko berbagai komplikasi pada bayi, termasuk masalah motorik, infeksi otak, dan bahkan dapat menyebabkan cacat permanen.
- Membentuk Plasenta





