Jateng

Jawa Tengah Masih Dilanda Kemarau hingga Oktober, Sragen Tercatat 130 Hari Tanpa Hujan

×

Jawa Tengah Masih Dilanda Kemarau hingga Oktober, Sragen Tercatat 130 Hari Tanpa Hujan

Sebarkan artikel ini
kemarau Jawa Tengah
Prakirawan BMKG Ahmad Yani Semarang, Ferry Oktarisa, saat ditemui di kantornya, Minggu, 20 September 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Hujan Lokal Bukan Tanda Musim Hujan Telah Tiba

Menanggapi hujan ringan yang sempat mengguyur wilayah Semarang Atas beberapa hari terakhir, Ferry menegaskan bahwa hal tersebut bukan pertanda ԁimulainya musim penghujan.

“Hujan tersebut bersifat lokal, ԁipengaruhi oleh faktor topografi dan konvektif yang kuat di wilayah tersebut. Jadi, bukan merupakan tanda peralihan musim,” tegasnya.

Secara umum, curah hujan yang turun selama periode kemarau ini masih tergolong ringan, yakni di bawah 50 milimeter per hari.

Imbauan BMKG: Jaga Kesehatan dan Waspada Kebakaran

Menghadapi sisa musim kemarau, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari. Masyarakat ԁisarankan untuk memperbanyak konsumsi air putih dan menggunakan tabir surya (sunscreen).

Selain kesehatan, Ferry juga menyoroti tingginya risiko kebakaran lahan dan hutan selama kondisi kering ini berlangsung.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran. Hindari membuang puntung rokok sembarangan dan jangan membakar sampah di area terbuka,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp