SEMARANG, beritajateng.tv – Pekerjaan pengaspalan ulang ruas Jalan Jenderal Sudirman, Ambarawa, tidak akan menghambat arus mudik maupun balik Lebaran 2025. Hingga kini, progres pekerjaan berlangsung sesuai rencana, sehingga target penyelesaian tetap berjalan tepat waktu.
Pelaksana pengaspalan ulang, Lilik Subiarto, menyampaikan bahwa proyek sepanjang 360 meter, mulai dari depan Toko Lares Lama hingga Toko Lares Baru, mesti rampung sebelum Minggu, 23 Maret 2025.
“Saat ini sedang berlangsung pekerjaan filling, matching ketinggian jalan, serta pengecoran penutup saluran drainase sebelum full pengaspalan,” ungkap Lilik, Selasa, 11 Maret 2025.
BACA JUGA: Seniman Ambarawa Buat Patung Pahlawan dr. Tjipto, Amanat Almarhum Mendagri Tjahjo Kumolo
Lilik menambahkan, meskipun ruas jalan di depan Pasar Projo Ambarawa cukup padat, dukungan rekayasa lalu lintas sangat membantu kelancaran pekerjaan.
“Melihat progres pekerjaan sampai dengan hari ini, saya optimis sebelum tanggal 23 Maret 2025 sudah selesai. Artinya pada H-10 Lebaran nanti sudah tidak ada pekerjaan lagi di ruas jalan ini,” tambahnya.
Polres Semarang dukung perbaikan Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa
Sementara itu, Kepala Pos Lantas Ambarawa, Ipda Yulius Dimas Aditya, mengungkapkan bahwa Satlantas Polres Semarang turut mendukung kelancaran proyek dengan menerapkan rekayasa lalu lintas.
“Kemarin rekayasa lalu lintas berjalan dengan mengalihkan arus lalu lintas dari Bawen yang akan menuju ke Ngampin melalui Jalan Lingkar Ambarawa (JLA),” jelasnya.
Pada hari berikutnya, giliran arus dari Ngampin ke Bawen yang teralihkan melalui JLA, guna mengurangi kepadatan di depan Pasar Projo Ambarawa.
“Jika masih ada kendaraan yang melintas, maka akan kami arahkan putar balik di simpang Lares Lama. Lalu selanjutnya menuju JLA di simpang Taman dr. Tjipto,” imbuhnya.
BACA JUGA: 118 Sepeda Motor Balap Liar saat Ngabuburit di Ambarawa Tertilang
Sementara itu, arus dari Bintangan (Bawen) tetap berjalan normal karena fokus pekerjaan berada di jalur B.
Dengan strategi ini, seluruh rangkaian pengaspalan bakalan rampung tepat waktu tanpa mengganggu aktivitas pemudik maupun pengguna jalan lainnya.





