SEMARANG, beritajateng.tv – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), tingkat hunian atau okupansi hotel di Kota Semarang menunjukkan lonjakan. Sejumlah hotel mencatatakan tingkat okupansi antara 60 hingga 70 persen.
Salah satunya adalah Hotel Harris Sentraland Semarang. Hotel bintang empat yang terletak di dekat kota itu menunjukkan tingkat okupansi sebesar 60 persen hingga h-2 Hari Raya Natal ini.
“Untuk okupansi selama Nataru peningkatannya tidak sebesar tahun lalu kalo di kami. Sekitar 60 persen dari total 167 kamar,” kata Public Relation Harris Sentraland Semarang, Azkar Rizal Muhammad kepada beritajateng.tv, Senin, 23 Desember 2024.
Azkar menjelaskan, tingkat okupansi libur Nataru tahun ini memang cenderung mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Jika pada tahun sebelumnya, tingkat okupansi mencapai 70 persen hampir di semua tanggal. Namun, angkat tersebut tahun ini hanya tercapai di momen tertentu.
“Peningkatan yang signifikan sampai di atas 70% hanya di tanggal-tanggal tertentu saja. Seperti saat malam tahun baru,” sambungnya.
BACA JUGA: Spesial Sambut Natal dan Tahun Baru 2025, Grand Candi Hotel Semarang Tawarkan Beragam Promo Menarik
Lebih jauh, Azkar menuturkan, penurunan tingkat okupansi terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya adanya perbedaan tren pemesanan kamar. Dulunya, tamu akan melakukan pemesanan jauh-jauh hari. Sementara paska Pandemi Covid-19, tamu cenderung memesan di hari yang sama.
Meski begitu, Azkar optimis tingkat okupansi selama libur Nataru di Hotel Harris dapat optimal.
“Trend tahun ini kalo di Harris tidak seperti tahun lalu dimana tamu melakukan reservasi dari jauh-jauh hari. Tahun ini rata-rata melakukan reservasi same day atau di hari yang sama. Jadi peningkatan baru terlihat di hari yang sama,” papar Azkar.
Optimis tingkat okupansi capai 100 persen
Sementara itu, hal serupa juga terjadi di Hotel @HOM Simpang Lima. Hotel bisnis yang terletak di deket Simpang Lima itu mencatatkan tingkat okupansi sebesar 70 persen.





