Meski begitu, Gus Yusuf memastikan jika hadirnya Umar Wahid di kubu sebelah tak akan memecah solidaritas keluarga besar NU dalam memilih Luthfi-Yasin.
“Saya menghormati apa yang menjadi putusan Pak Umar, tapi insyaallah keluarga besar NU tetap kompak dan solid,” katanya.
BACA JUGA: Mampir Semarang, Kaesang Yakini Yoyok-Joss Menang Telak Pilwalkot 2024: Minimal 65 Persen
Dalam kesempatan yang sama, Gus Yusuf turut berpesan agar seluruh kader PKB ikut mengawal wilayah masing-masing selama hari pencoblosan nanti. Salah satunya dengan menyiapkan saksi di TPS untuk memastikan Pilkada berjalan dengan terbuka, adil, dan jujur.
“Kita tidak ingin memberikan ruang bagi pihak-pihak yang berbuat curang, menciderai proses demokrasi di Jateng,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila




