JatengPariwisata

Jogja jadi Favorit Wisatawan Jateng, Kota Semarang Penyumbang Perjalanan Terbanyak

×

Jogja jadi Favorit Wisatawan Jateng, Kota Semarang Penyumbang Perjalanan Terbanyak

Sebarkan artikel ini
Candi Prambanan Yogyakarta. (Instagram/@yogyakarta)
Candi Prambanan Yogyakarta. (Instagram/@yogyakarta)

SEMARANG, beritajateng.tv – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah mencatat pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) asal Jawa Tengah pada November 2025 paling banyak menuju Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Statistisi Ahli Madya Badan Pusat Statistik Jawa Tengah Wisnu Nurdiyanto menyebut, perjalanan wisnus asal Jawa Tengah ke DIY tercatat sebanyak 1,04 juta perjalanan.

“Wisnus asal Jawa Tengah pada November 2025 paling banyak melakukan perjalanan ke Provinsi Yogyakarta sebanyak 1,04 juta perjalanan, ke Jawa Timur sebanyak 877 ribu perjalanan dan ke Jawa Barat sebanyak 555 ribu perjalanan,” ujar Wisnu dalam Siaran Langsung Rilis Indikator Strategis Jawa Tengah, Senin, 5 Januari 2026.

Berdasarkan daerah asal di dalam Jawa Tengah, Kota Semarang menjadi penyumbang perjalanan wisnus terbesar sepanjang November 2025.

“Dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, Kota Semarang menjadi daerah asal perjalanan wisnus terbesar. Tercatat 1,15 juta perjalanan berasal dari Kota Semarang atau memberikan share sebesar 10,34 persen terhadap total perjalanan provinsi,” kata Wisnu.

Setelah Kota Semarang, daerah asal perjalanan wisnus terbesar berikutnya yakni Sukoharjo dengan kontribusi 5,67 persen. Kemudian, Banyumas 4,45 persen, Kabupaten Semarang 4,33 persen, Cilacap 4,09 persen, dan Karanganyar 4,01 persen.

BACA JUGA: Kunjungan Wisatawan Jateng Meningkat, Wakil Ketua DPRD Bagi Cara Dongkrak Pariwisata

Tak hanya sebagai daerah asal, Kota Semarang juga tercatat sebagai daerah tujuan perjalanan wisnus terbesar di Jawa Tengah pada November 2025.

“Kota Semarang juga menjadi daerah tujuan perjalanan wisnus terbesar dengan 1,12 juta perjalanan,” ungkap Wisnu.

Selain Kota Semarang, daerah tujuan perjalanan wisnus terbesar lainnya di Jawa Tengah adalah Kabupaten Banyumas, Kota Surakarta, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Magelang.

Wisnu menjelaskan, dinamika tujuan perjalanan wisnus mengalami perubahan dari bulan ke bulan.

“Kalau kita lihat urutan tujuan perjalanan selama September, Oktober, dan November 2025, Kabupaten Banyumas sempat menjadi tujuan terbesar pada September, kemudian turun ke peringkat ketiga pada Oktober, dan kembali menjadi tujuan terbesar kedua pada November 2025,” jelasnya.

Tingkat Hunian Hotel di Jateng Naik Tipis, Lama Menginap Masih 1–2 Malam

Selain pergerakan wisnus, BPS juga mencatat perkembangan tingkat penghunian kamar (TPK) hotel di Jawa Tengah pada November 2025.

Wisnu menyebut, TPK hotel secara umum mengalami kenaikan sangat tipis daripada bulan sebelumnya. Namun masih lebih rendah daripada periode yang sama tahun lalu.

“TPK hotel di Jawa Tengah pada November 2025 tercatat sebesar 34,77 persen. Angka ini naik 0,01 poin dibandingkan Oktober 2025, tetapi turun 0,65 poin dibandingkan November 2024,” kata Wisnu.

Untuk hotel berbintang, TPK tercatat sebesar 47,47 persen. Menurut Wisnu, penurunan TPK hotel bintang secara bulanan sejalan dengan menurunnya jumlah perjalanan wisnus dari dan ke Jawa Tengah pada November 2025. Sementara itu, hotel non-bintang justru mencatat kenaikan tingkat hunian.

“TPK hotel bintang pada November 2025 turun 0,09 poin dibanding Oktober 2025, namun naik 0,35 poin dibandingkan November 2024. TPK hotel non-bintang sebesar 23,29 persen. Angka ini naik 0,09 poin dibandingkan Oktober 2025 dan naik 0,41 poin dibandingkan November 2024,” jelasnya.

BACA JUGA: Pemerintah Target 12 Juta Wisatawan ke Jateng saat Libur Nataru, Borobudur dan Guci Tegal Primadona

Lebih jauh, BPS Jawa Tengah juga mencatat rata-rata lama menginap (RLM) hotel di Jawa Tengah pada November 2025 relatif stabil. Untuk hotel berbintang, RLM tercatat sebesar 1,39 malam.

Sementara RLM hotel non-bintang tercatat sebesar 1,06 malam dan tidak mengalami perubahan daripada Oktober 2025 maupun November 2024.

“Rata-rata lama menginap hotel di Jawa Tengah pada November 2025 sebesar 1,25 malam dan relatif tidak mengalami perubahan daripada bulan sebelumnya. Artinya tamu hotel bintang rata-rata menginap hanya 1 sampai 2 malam. Angka ini naik 0,01 poin dibanding Oktober dan naik 0,04 poin dibandingkan November 2024,” tandasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan lainnya lewat WhatsApp Channel beritajateng.tv dengan klik tombol berikut:
Gabung ke Saluran