SEMARANG, beritajateng.tv – Bank Jateng sukses menyabet peringkat pertama dalam Survei Layanan Prima BPD 2025 versi InfoBank, berkat peningkatan signifikan di berbagai kanal layanan.
Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Irianto Harko Saputro, Bank Jateng mencatat skor tertinggi sebesar 85,29 persen, naik dari 83,95 persen tahun lalu.
Kinerja unggul ini terlihat pada pelayanan frontliner, kenyamanan ruang layanan, hingga respons cepat melalui media sosial resmi.
“Kami terus berinovasi agar layanan tatap muka dan digital makin terintegrasi, cepat, dan ramah nasabah,” ujar Irianto, Rabu, 30 April 2025.
BACA JUGA: Bank Jateng Resmi Kantongi Sertifikasi ISO 9001:2015, Bukti Nyata Integritas Layanan
Dalam survei tersebut, Bank Jateng unggul di berbagai aspek layanan. Di kanal fisik, petugas frontliner seperti satpam dan customer service mendapat nilai tinggi berkat keramahan dan kecepatan layanan.
Ruang layanan yang bersih, nyaman, dan tertata juga turut menjadi faktor penilaian positif.
Tidak kalah penting, layanan digital Bank Jateng tampil menonjol, terutama lewat kanal contact center dan media sosial.
Akun resmi media sosial Bank Jateng menunjukkan performa responsif dan komunikatif, yang menjadi indikator penting di era digital saat ini.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan ini sejalan dengan misi Bank Jateng sebagai mitra strategis pembangunan daerah.
“Kami ingin terus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Berikut 10 besar BPD dengan layanan prima terbaik versi InfoBank 2025:
- Bank Jateng – 85,29
- Bank Kalsel – 83,85
- Bank Sumsel Babel – 81,30
- Bank Nagari – 81,29
- Bank DKI – 80,65
- Bank NTB Syariah – 80,10
- Bank Kaltimtara – 79,95
- Bank BJB – 78,10
- Bank Sulutgo – 77,90
- Bank Sulselbar – 77,85
BACA JUGA: Konsisten Transformasi Digital, Bank Jateng Syariah Raih 7th TOP Digital Corporate Brand Award 2025
Survei ini menunjukkan bahwa kompetisi antar-BPD semakin kompetitif dan mendorong semua bank daerah untuk terus berinovasi demi kenyamanan dan kepuasan nasabah. (*)
Editor: Farah Nazila





