SEMARANG, beritajateng.tv – Kader PDI Perjuangan (PDIP) se-Jawa Tengah meminta Ketua Umum (ketum) PDIP, Megawati Soekarnoputri, agar bersedia menjadi ketum lagi dalam Kongres PDIP April 2025 mendatang.
Hal itu tersampaikan oleh Bendahara PDIP Jawa Tengah, Agustina Wilujeng Pramestuti, saat menyampaikan harapannya kepada Megawati usai menghadiri acara Megawati Run di Panti Marhaen, Kota Semarang, Minggu, 2 Februari 2025 pagi.
Keinginan itu Agustina sampaikan sewaktu menanggapi terkait harapannya kepada Megawati Soekarnoputri yang baru saja menginjak umur ke-78.
Adapun kegiatan Megawati Run, kata Agustina, menjadi kado dari PDIP Jawa Tengah kepada puteri Presiden RI pertama, Ir. Soekarno, tersebut.
Selain berharap agar Megawati mau kembali menjadi ketum PDIP, Agustina pun berharap sosok yang ia anggap sebagai ibu sendiri itu sehat selalu.
BACA JUGA: Sembilan Ribu Pelari Meriahkan Megawati Run di Semarang, Hujan Bukan Halangan
“Dari kami untuk Bu Mega ya ini, Megawati Run sebagai persembahan dari kami kader di Jateng kepada Ibu. Kita berharap Ibu tetap sehat, semangat, dan bersedia memimpin kami ke depan di proses kongres yang akan datang,” ungkap Agustina.
Agustina Wilujeng turut menyinggung pagelaran Megawati Run yang ia sebut sebagai kado dari Jawa Tengah untuk Megawati.
Sama halnya dengan doanya untuk Megawati, Agustina berharap dengan mengikuti event lari tersebut, masyarakat bisa tetap sehat dan terhibur.
“Kenapa milih fun run, lari [bagian dari] olahraga, selain sebagai persembahan untuk ultah Ibu Ketum. Harapannya agar masyarakat sambil bugar, menjaga kesehatan, juga bisa bersenang-senang,“ pungkas Agustina.
Alasan mundurnya kongres PDIP
Sebagai informasi, kongres PDIP yang akan digelar pada April 2025 mendatang semestinya berlangsung pada 2024 lalu. Sebab, kongres PDIP terakhir atau ke-5 yakni pada 2019 silam. Namun, lantaran adanya Pemilu serentak, kongres PDIP mundur menjadi 2025.
Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri mengaku mendengar kabar bahwa ada pihak yang hendak mengacaukan pelaksanaan kongres PDIP 2025.
Hal tersebut ia sampaikan dalam peluncuran buku Todung Mulya Lubis bertajuk Pilpres 2024: Antara Hukum, Etika, dan Pertimbangan Psikologis, yang berlangsung di Hotel Four Season, Jakarta Selatan, pada Kamis, 12 Desember 2025.
BACA JUGA: Ulang Tahun Megawati ke-78, 400 Kader PDIP se-Jateng Beri Kado Spesial, Minta Ia Tetap Jadi Ketum
“Aku juga udah ada nih berita, katanya di kongres juga mau diawut-awut. Saya sengaja nih supaya pada kedengaran; dah, coba kamu awut-awut partai saya,” ungkapnya beroleh tepuk tangan dari peserta.
Akan tetapi, menurut Megawati sambutan tepuk tangan tersebut ia rasa masih belum terlihat tegas. Kemudian, ia pun meminta para peserta acara untuk tak menganggap pernyataannya sebagai candaan belaka.
“Lho, ya yang keren kenapa tepuk tangannya? berarti kalian gak simpati sama saya, setengah hati atau barangkali ada juga di sini dua kaki, ojo ngguyu (jangan ketawa), hehe,” tuturnya.
Sebelumnya, ia berujar bahwa dirinya masih diminta oleh seluruh kadernya untuk tetap menjadi ketua umum partai. Akan tetapi, ia turut mengemukakan ada keinginan darinya untuk pensiun sebagai ketua umum. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





