Jateng

Kasus HIV Tinggi, DPRD Temukan Rumah Kos di Semarang Jadi Base Camp Komunitas Gay

×

Kasus HIV Tinggi, DPRD Temukan Rumah Kos di Semarang Jadi Base Camp Komunitas Gay

Sebarkan artikel ini
Kasus HIV Tinggi, DPRD Temukan Rumah Kos di Semarang Jadi Base Camp Komunitas Gay
Anggota DPRD Kota Semarang, Siti Roika. (Ellya/beritajateng.tv)

Dia meminta agar Dinas Kesehatan bisa melakukan mitigasi, apalagi kasus HIV di Semarang yang tertinggi di Jateng. Hal ini karena pergaulan bebas sebagian mahasiswa pendatang, mulai dari LSL yang sudah mewabah, bahkan tinggal bersama di sebuah rumah indekos.

Ia bahkan sempat mendapatkan laporan dari salah satu warga, yang menyebut jika ada salah satu rumah indekos di Peleburan, menjadi tempat tinggal atau base camp kaum LSL.

“Saya sempat mendapatkan laporan, ada rumah kos yang dijadikan base camp. Untuk itu Pemkot harus bergerak untuk melakukan mitigasi. Kita juga akan konfirmasi langsung dengan pihak-pihak terkait,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya meminta aturan tegas terkait fenomena peningkatan angka HIV di Semarang harus menjadi perhatian. Apalagi LGBT, terbukti menjadi penyumbang angka HIV di Semarang.

“Kalau agama memang melarang, untuk itu harus ada aturan tegas dari pemerintah agar fenomena ini bisa ditekan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M. Abdul Hakam menerangkan temuan kasus yang mengalami peningkatan ini, terjadi karena Pemkot gencar melakukan skrining sebagai langkah pencegahan.

“Kenaikan kasus ini terjadi karena Dinas Kesehatan Kota Semarang gencar melakukan layanan skrining dan deteksi dini. Berupa layanan tes HIV di faskes dan kelompok masyarakat yang memiliki resiko,” kata Hakam. (*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp