Ketiga, media juga dapat berperan dalam mencegah kasus kriminal anak di bawah umur. Misalnya memberikan pemberitaan yang bertanggung jawab dan edukatif tentang bahaya dan dampak dari perilaku kriminal pada anak-anak. Dengan memberikan pemahaman dan kesadaran kepada masyarakat mengenai bahaya perilaku kriminal pada anak-anak, masyarakat dapat lebih peduli dan memperhatikan anak-anak dalam lingkungan mereka.
Kesimpulannya, pencegahan kasus kriminal anak di bawah umur memerlukan kolaborasi antara orang tua, guru, masyarakat, pemerintah, dan media. Dengan upaya yang bersama-sama, harapannya dapat memperkecil terjadinya kasus kriminal pada anak di bawah umur. Selain itu bisa membentuk generasi yang lebih sehat dan tangguh di masa depan.
Ditulis oleh Esmeralda Sinamo, Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Jambi.





