Kuasa hukum keluarga Darso, Antoni Yudha Timor, mengungkapkan bahwa pihak keluarga sangat kecewa karena tidak adanya keterbukaan informasi pada proses penyidikan yang sedang berlangsung.
Hal itu terlihat dari keterangan Polresta Yogyakarta yang tidak menyinggung insiden penganiayaan saat menjelaskan kronologi penjemputan Darso oleh anggota Satlantas Polresta Yogyakarta.
“Rilis dari Polresta Jogja tidak sama sekali menyinggung mengenai penganiayaan. Ini yang sangat mengecewakan,” kata Antoni kepada beritajateng.tv saat mendampingi proses ekshumasi, Senin, 13 Januari 2025. (*)





