HeadlineNasional

Kembali Dilantik Jadi Menteri Pertanian Gantikan Syahrul Yasin Limpo, Ini Profil Andi Amran Sulaiman

×

Kembali Dilantik Jadi Menteri Pertanian Gantikan Syahrul Yasin Limpo, Ini Profil Andi Amran Sulaiman

Sebarkan artikel ini
Andi Amran Sulaiman
Pelantikan Andi Amran Sulaiman menjadi Menteri Pertanian di Istana Negara, Rabu, 25 Oktober 2023. (Foto: Tangkap layar YouTube/Sekretariat Presiden)

JAKARTA, beritajateng.tv – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi melantik Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian (Mentan) menggantikan Syahrul Yasin Limpo (SYL). Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara, Rabu, 25 Oktober 2023.

Sebelumnya, Amran Sulaiman sendiri telah memiliki pengalaman sebagai Menteri Pertanian pada kabinet Jokowi periode pertama.

Reshuffle kabinet itu terjadi setelah posisi Mentan kosong di mana SYL saat ini tengah menjalani proses hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebelum terjun ke dunia politik, Amran Sulaiman pernah bekerja di PTPN XIV. Sebelum itu, ia juga pernah menjadi dosen di Universitas Hasanuddin (Unhas). Kemudian, setelah menjalani 15 tahun dalam dunia bisnis, ia memutuskan beralih ke dunia politik.

BACA JUGA: Terlantik Sebagai KSAD Baru, Ini Profil Jenderal Agus Subiyanto, Total Kekayaan Capai Rp19 Miliar

Pilihan Amran Sulaiman untuk menjadi relawan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam Pilpres 2014 silam ternyata tepat, mengingat pasangan tersebut berhasil memenangkan pemilihan presiden. Berkat dedikasinya sebagai seorang relawan, Amran Sulaiman kemudian diangkat sebagai Menteri Pertanian.

Amran kecil lahir di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada 27 April 1968. Keluarganya terdiri dari istrinya, Martati, dan empat orang anak, yaitu Andi Amar Ma’ruf, Andi Athira, Andi Muh. Anugrah, dan Andi Humairah.

BACA JUGA: Syahrul Yasin Limpo Undur Diri dari Jabatan Menteri Pertanian, Berikut Profilnya

Masa kecil hingga dewasa Andi Amran Sulaiman

Masa kecil Andi Amran dihabiskan di Kabupaten Bone. Setelah merampungkan pendidikan menengahnya, ia melanjutkan kuliah di Universitas Hasanuddin, khususnya di Fakultas Pertanian. Di usia 25 tahun, ia berhasil meraih gelar insinyur pertanian.

Setelah lulus, Amran Sulaiman bergabung dengan perusahaan pelat merah, PTPN XIV, pada tahun 1997. Di perusahaan ini, ia sempat menjadi Kepala Bagian Logistik, meski akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri.

Selepas itu, Amran terus mengembangkan inovasi-inovasi di bidang pertanian, termasuk strategi untuk mengatasi hama tikus, pembuatan pestisida, dan penanggulangan hama-hama lainnya. Ia bahkan berhasil beroleh Hak Paten “Alpostran”, sebuah alat empos tikus

BACA JUGA: Reshuffle Kabinet di Depan Mata, Pengamat Politik Undip Sebut Treatment Jokowi Berbeda antara SYL dan Dito

Tak hanya berkecimpung dalam dunia pertanian, Amran juga memperluas bisnisnya ke berbagai sektor lain, seperti perkebunan kelapa sawit, gula, tambang nikel, tambang emas, dan SPBU, semua di bawah bendera Tiran Group.

Selain itu, ia juga melanjutkan studi ke jenjang S-2 dan S-3 di almamaternya, Universitas Hasanuddin. Setelah sukses selama 15 tahun di dunia bisnis, Amran Sulaiman akhirnya memutuskan untuk aktif sebagai relawan dalam kampanye Jokowi-JK pada Pilpres 2014, dan akhirnya terpilih menjadi koordinator relawan Sahabat Rakyat Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Demikian profil Amran Sulaiman yang telah resmi terlantik sebagai Menteri Pertanian menggantikan Syahrul Yasin Limpo. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp