SEMARANG, beritajateng.tv – Bagi pengguna aplikasi X/Twitter, pasti sudah tidak asing lagi dengan akun @undipmenfess. Celotehan-celotehan lucu dari akun menfess (mention and confess) mahasiswa Universitas Diponegoro itu setiap harinya menghiasi beranda platform sosial media itu.
Sebut saja salah satu menfess yang viral lantaran menjual kembali makanan. Menfess tersebut berhasil mendapat lebih dari 3 ribu komentar, 6 ribu postingan ulang, 21 ribu suka, dan 1,7 kali dilihat.
“Dips! Aku mau preloved brownies amanda original. Baru dimakan 3. 35k aja ambil di kos. No minus lengkap box+plastik. Preloved karena ga kuat ngabisin. Bonus katalog harga amanda. Minat komen [TITIPAN].”
Menfess lainnya juga tak kalah lucu. Yaitu tentang penemuan hamster di kamar kos salah satu mahasiswa. Menfess tersebut mendapatkan lebih dari 1 ribu komentar, 3 ribu posting ulang, 30 ribu suka, dan 2,1 juta kali dilihat.
“-dips! (titipan) ada yang kehilangan hamster ga di gang patlot 1 jl. Gondang raya soalnya hamsternya masuk koss aku”
Kepada beritajateng.tv, admin Undipmenfess bersedia diwawancarai. Hanya saja, mereka mengenalkan identitas dengan nama samaran demi menjaga privasi.
Awal terbentuknya Undipmenfess
Awalnya, akun Undipmenfess terbentuk pada September 2019 dan didirikan oleh dua orang mahasiswa Undip yaitu El dan Dee. Siapa sangka, saat itu kedua admin Undipmenfess masih harus menyalin masing-masing DM yang masuk untuk kemudian mereka teruskan menjadi tweet Undipmenfess.
Hingga akhirnya, mereka memutuskan untuk menggunakan bot saat jumlah pengikut masih di angka 6 ribuan. Sementara hingga 1 November 2023 ini, Undipmenfess telah memiliki 197 ribu pengikut.
BACA JUGA: Sambangi FISIP Undip, Pemprov Jateng: Mahasiswa Kontrol Sosial dan Edukator dalam Pemilu 2024
“Tujuan awalnya sih biar bisa jadi tempat buat diskusi dan cari informasi tentang kampus, perkuliahan atau sekedar curhat masalah mahasiswa di lingkup Undip, cuma semakin kesini memang bahasannya jadi lebih bervariasi dan unik-unik juga karena kita dari awal nggak yang terlalu strict,” jelas El.
Semakin ke sini, mereka mengakui jika menfess kiriman mahasiswa Undip semakin bervariasi dan tidak hanya seputar dunia perkuliahan saja. Menfess paling lucu, kata mereka, adalah menfess soal ayam arnold, menjual kruk karena tidak jadi kecelakaan, hingga mahasiswa yang mendapat tilikan dari monyet.
Lebih lanjut, ketika beritajateng.tv tanya soal perasaan soal Undipmenfess bisa sebesar dan seterkenal sekarang, mereka mengaku merasa senang dan menyebut ada kebanggaan tersendiri. Meski begitu, mereka tak menampik jika sejujurnya masih merasa tidak menyangka.
“Kadang kalau lagi scroll akun pribadi suka lewat menfess base sendiri yang rame tuh masih agak aneh juga haha, tapi ya seneng sih bisa jadi sumber hiburan buat para mahasiswa biar nggak stress, terus jadi punya branding sendiri juga. Tentunya nggak lepas dari peran warga (pengikut Undipmenfess) yang rajin kirim menfess aneh-aneh,” tambah Dee.
Terapkan sejumlah peraturan demi terhindar dari masalah
Beberapa waktu yang lalu, terdapat kasus yang melibatkan salah satu admin akun menfess lainnya. Hal tersebut mereka akui sempat mengganggu pikiran mereka. Apalagi jauh sebelum kasus itu, Undipmenfess juga sempat terkena masalah. Untungnya, masalah tersebut tidak sampai ke kepolisian.
Mulai dari situ, mereka mulai berhati-hati dan mengambil langkah pencegahan yaitu menetapkan beberapa peraturan yang sekiranya bisa menjaga keamanan, baik admin maupun pengirim menfess.
“Seperti melarang spill orang, nggak boleh share menfess ke base lain terutama topik sensitif yang udah dihapus, terus juga sering-sering reminder ke warga (pengikut Undipmenfess) biar lebih aware kalo ada pelanggaran dan bisa segera lapor,” kata El.
BACA JUGA: Kuliah Umum di Undip, Sri Mulyani Beri Pesan Penting Ini Pada Generasi Z
Kesuksesan Undipmenfess saat ini tak terlepas dari pengikuti setianya yang telah mengirimkan menfess yang bervariasi. Mereka berdua pun berharap, kedepannya base mereka dapat terus bermanfaat sekaligus menghibur seluruh warga Twitter.
“Untuk yang sudah kami follow back jangan lupa buat cek rules terus sebelum kirim menfess karena rules akan terus kami update! Tetaplah jadi warga yang random agar bisa survive bersama dari Undip tercinta!” pungkas mereka.(*)
Editor: Farah Nazila





