Jateng

Ketua DPRD Jawa Tengah Dorong Migitasi untuk Atasi Bencana Kekeringan

×

Ketua DPRD Jawa Tengah Dorong Migitasi untuk Atasi Bencana Kekeringan

Sebarkan artikel ini
Jawa Tengah Beras
Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto saat berbincang dalam Dialog NTV Prime di NusantaraTV, Rabu, 29 Mei 2024. (Ricky Fitriyanto/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua DPRD Jawa Tengah (Jateng) Sumanto meminta adanya mitigasi bencana untuk mengatasi ancaman kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan setiap musim kemarau.

Mitigasi tersebut penting agar eksekutif bisa mempersiapkan anggaran yang cukup untuk penyediaan air bersih dan membangun infrastruktur seperti waduk serta embung.

Menurut Sumanto, pada bulan Agustus ini sejumlah wilayah di Jateng mengalami kekeringan. Selain itu, musim kemarau juga berpotensi mengakibatkan kebakaran lahan dan hutan.

Ia mengatakan, masalah kekeringan terjadi setiap tahun, terutama pada wilayah rawan krisis air. Sumanto mendorong pemerintah daerah menyiapkan anggaran yang cukup guna mengatasi permasalahan di Jateng ini.

“Indonesia merupakan negara dua musim, kita sudah paham sebetulnya. Tinggal menyiapkan dari tahun ke tahun ada potensi kekeringan seperti ini saat musim kemarau. Siapkan anggaran untuk penyediaan air bersih, sumur dalam, dan sebagainya. Ini terutama untuk eksekutif, DPRD tinggal menyetujui saja,” ujar Sumanto, Jumat, 30 Agustus 2024.

Politisi PDI Perjuangan tersebut meminta penyediaan air bersih untuk masyarakat menjadi prioritas. Setelah itu, perlu dipikirkan penyediaan air untuk lahan-lahan pertanian.

BACA JUGA: Penutupan Masa Sidang, DPRD Jateng Sahkan Lima Perda, Apa Saja?

Ia menuturkan, saat ini Jateng memiliki sejumlah waduk. Keberadaan waduk tersebut harus ditunjang dengan pembangunan embung-embung kecil oleh pemerintah daerah.

Waduk dan embung tersebut menjadi infrastruktur pengairan, menampung air saat musim penghujan dan mengalirkan air ke lahan pertanian saat kemarau.

“Saat ini sudah banyak embung, meski masih kurang. Waduk ini dibangun pemerintah pusat, seharusnya diikuti Pemda dengan membangun embung-embung kecil sehingga air hujan tak langsung lari ke laut,” kata politisi asli Karanganyar tersebut.

Sumanto menambahkan, jika pemetaan tersebut dilakukan, ke depan Jateng tak akan kesulitan menghadapi musim kemarau karena semua sudah terkondisikan.

Terlebih dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Pemerintah Daerah (RPJPD) ke depan, Jateng tetap menjadi lumbung pangan nasional. Sehingga ketersediaan air untuk lahan pertanian merupakan sesuatu hal yang mutlak.

“Harus tersedia air yang cukup untuk lahan pertanian, ada irigasi teknis. Ini akan mengurangi bencana kekeringan,” katanya.

BACA JUGA: Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto Raih Penghargaan Pertanian CNN Indonesia Awards 2024

Lebih lanjut Sumanto mengatakan, perlu adanya kolaborasi antara stakeholder, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mewujudkan hal tersebut. Pemerintah, BUMN, dan pihak swasta bisa berembug untuk menggencarkan pembangunan embung agar mengatasi kekeringan saat musim kemarau.

“Perlu kesadaran bersama agar ke depan dampak kekeringan bisa teratasi. Harapannya tak ada lagi masyarakat yang tergantung bantuan mobil tangki air karena kebutuhan sudah tercukupi meskipun saat musim kemarau,” paparnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp