Hukum & Kriminal

Komisi A DPRD Jateng Desak Polisi Ungkap Pelaku Penembakan Suami Nur Fatwah di Pekalongan

×

Komisi A DPRD Jateng Desak Polisi Ungkap Pelaku Penembakan Suami Nur Fatwah di Pekalongan

Sebarkan artikel ini
Data Bansos || hasil reses dprd // infrastruktur
Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Imam Teguh Purnomo, saat dijumpai di Hotel Frontone HK Resort, Kota Semarang. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Imam Teguh Purnomo, mendesak aparat penegak hukum untuk menemukan pelaku sekaligus mengungkap motif penembakan terhadap suami anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah Nur Fatwah, Amat Muzakhim (56), pada Sabtu, 14 Februari 2026 lalu.

Sebelumnya, Amat Muzakhim menjadi sasaran tembakan orang tak dikenal saat duduk di teras rumahnya di Dukuh Cap Gawen, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu, 14 Februari 2026 pukul 21.10 WIB.

Amat Muzakhim merupakan suami dari Hj. Nur Fatwah, anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Komisi A Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia juga dikenal sebagai aktivis dan tokoh masyarakat setempat.

Imam mengaku prihatin atas peristiwa tersebut. Ia meminta kepolisian segera mengungkap pelaku dan motif di balik aksi penembakan tersebut.

BACA JUGA: Polisi Periksa 9 Saksi Kasus Penembakan Suami Anggota DPRD Jateng di Pekalongan, Rumah Dijaga Personel

“Ya tentunya saya turut prihatin dengan adanya penembakan atau kasus tersebut. Apalagi itu adalah suami daripada anggota saya, Komisi A,” ujar Imam saat beritajaetng.tv hubungi via panggilan WhatsApp, Senin, 16 Februari 2026.

Ia menegaskan penanganan kasus tersebut sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum (APH). Menurutnya, penangkapan pelaku menjadi kunci untuk mengetahui latar belakang kejadian tersebut.

“Saya mohon kepada pihak APH atau dari sini kan berarti kepolisian, untuk bisa mengungkap dan bisa menangkap si penembak ini, si pelaku. Supaya kalau pelaku ini ketangkap kan bisa cari motifnya itu apa. Motifnya dia apa sampai berbuat seperti itu. Saya yakin polisi pasti bisa mengungkap daripada kasus ini,” kata Imam.

Jangan Sampai Kejadian Seperti Penembakan Suami Anggota DPRD Jateng Menimpa Masyarakat Biasa

Imam menegaskan tidak boleh menganggap biasa peristiwa penembakan tersebut. Sebab, kata Imam, teror saja bisa menimpa anggota dewan. Ia turut menyinggung keamanan warga sipil lainnya.

“Suami anggota dewan saja seperti itu, apalagi dengan masyarakat biasa. Jangan sampai kejadian seperti ini menimpa masyarakat biasa,” ujarnya.

Menanggapi terkait dugaan motif di balik penembakan tersebut, Imam mengaku belum mengetahui secara pasti dan enggan berspekulasi.

“Kalau itu saya belum tahu. Saya enggak tahu. Makanya saya penginnya tangkap dulu pelakunya supaya tahu motifnya apa,” jelasnya.

BACA JUGA: Penggerebekan Narkoba di Pekalongan Ada Tembakan Softgun, Polisi Kerahkan Brimob

Lebih lanjut, Imam juga menyampaikan pandangannya terhadap Nur Fatwah sebagai anggota Komisi A DPRD Jawa Tengah.

“Bu Nur itu sosok yang bagus, aktif, rajin di komisi,” ucapnya.

Sementara terkait sosok Amat Muzakhim, Imam mengaku belum mengenal secara mendalam.

“Kalau suaminya, saya baru ketemu dua kali. Jadi belum ngerti benar secara pribadi seperti apa,” pungkas Imam. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp