SEMARANG, beritajateng.tv – Polisi melakukan pemeriksaan terhadap 9 orang saksi atas penembakan suami anggota DPRD Jateng dari Fraksi PPP Nur Fatwa, Amat Muzakhim (56).
“Sementara kami sudah melakukan pemeriksaan beberapa saksi. Kami sudah lakukan [pemeriksaan], ada sembilan orang saksi,” ujar Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, saat beritajateng.tv hubungi via panggilan WhatsApp, Senin, 16 Februari 2026.
Rachmad menuturkan, polisi juga sudah mengambil rekaman CCTV di TKP. Kini, kata Rachmad, rekaman tersebut tengah diselidiki lebih lanjut oleh Resmob Polda Jawa Tengah dan Resmob Polres Pekalongan.
“Kemudian juga kami melakukan pengambilan rekaman CCTV yang ada di TKP dan di sekitar TKP dan masih dilakukan analisa dan pengolahan data CCTV oleh Resmob Polda Jateng dan juga Resmob Polres Pekalongan,” tutur Rachmad.
Polres Pekalongan Terjunkan Personel untuk Amankan Rumah Suami Anggota DPRD Jateng Nur Fatwa
Usai kejadian penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) tersebut, Rachmad menyebut Polres Pekalongan menurunkan tiga personelnya untuk berjaga di kediaman Amat Muzakhim.
“Kami sudah melakukan penjagaan, penambahan pengamanan di lokasi kejadian. Kami sudah tambahkan beberapa personil untuk melakukan penjagaan, kemudian juga untuk memberikan rasa aman kepada korban dan juga warga sekitar,” jelas Rachmad.
Hingga kini, Rachmad masih menunggu hasil dari Bidlabfor terkait jenis senapan maupun proyektil yang digunakan oleh OTK tersebut.
BACA JUGA: Penggerebekan Narkoba di Pekalongan Ada Tembakan Softgun, Polisi Kerahkan Brimob
“Nah, ini masih dilakukan pemeriksaan juga dari Bidlabfor untuk menentukan kaliber berapa dan senjata yang digunakan. Sementara kami masih menunggu hasil dari Bidlabfor Polda Jateng,” imbuhnya.
Kata Rachmad, Amat Muzakhim berprofesi sebagai seorang pengusaha. Sementara istrinya, Nur Fatwa, menjabat sebagai legislator di DPRD Provinsi Jawa Tengah.
“Kalau beliaunya [korban/Amat Muzakhim] itu sebagai pengusaha ya, pengusaha, istrinya yang anggota DPRD itu,” pungkasnya.





