SEMARANG, beritajateng.tv – Empat bangunan ruang kelas SDN Wonorejo 03, Desa Wonorejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, mengalami kerusakan berat.
Keempat ruangan yang rusak tersebut masing-masing kelas V A dan B serta kelas VI A dan B yang berada dalam satu lokal bangunan.
Akibatnya, keempat ruang kelas itu sudah pihak sekolah kosongkan serta tak gunakan untuk kegiatan belajar mengajar sejak akhir September lalu.
BACA JUGA: Dua Murid Jadi Tersangka Kasus Kematian Siswa SMP di Grobogan: Teman Sekelas, Duel 1 vs 1
“Terpaksa kami kosongkan karena kondisinya sangat membahayakan,” ungkap Kepala SDN Wonorejo 03, Sritini, di ruang kerjanya, Selasa, 20 Oktober 2025 petang.
Menurutnya, konstruksi atap keempat ruang kelas tersebut sudah keropos karena sebagian besar batang kayunya sudah termakan rayap.
Tak hanya kayu konstruksi kuda-kuda, tetapi juga kayu rangka plafon hingga beberapa eternitnya sudah terlepas dan berjatuhan di lantai ruang kelas.
Atap 4 ruang kelas rusak, SDN Wonorejo 03 terapkan 2 shift kegiatan belajar
Atas kondisi tersebut, sekolah berinisiatif menurunkan sebagian genting ruang kelas yang rusak agar tak semakin membahayakan.
Selain itu, pihaknya juga membatasi lokasi ruang kelas yang rusak dengan tali plastik agar tidak para murid gunakan sebagai tempat bermain selama berada di sekolah.
Sedangkan solusi agar proses belajar dapat tetap berjalan, pihak sekolah membagi kegiatan belajar menjadi dua shift, sebagian kelas masuk pagi dan sebagian siang.
“Murid kelas I, II, V, dan VI masuk pagi pukul 07.00 WIB. Sedangkan kelas III dan IV masuk pukul 10.00 WIB, atau setelah kelas I dan II selesai pelajaran,” jelasnya.
BACA JUGA: Belajar Seru Bahasa Thailand di Semarang, Anak SDN Tugurejo 2 Antusias Ikuti Kelas Lintas Budaya
Sementara itu, guru kelas II, Ade Iwan Setianto, menyebut kerusakan awal atap ruang kelas ini ketahuan pertama kali pada 2023 lalu.
Upaya perbaikan sudah berlangsung secara tambal sulam. Setahun kemudian kerusakan konstruksi atap kelas semakin parah.





