Selebihnya diperbolehkan untuk menjalani rawat jalan. “Guna mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan ini, saat ini sedang ditangani Satlantas Polres Semarang,” tambah Handriani.
Termasuk, lanjutnya, apabila terjadi kegagalan fungsi pengereman, apakah penyebabnya karena faktor teknis atau atau faktor yang lain atau ada unsur human error.
Dugaan sementara memang gagal fungsi pengereman, namun perlu penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui secara pasti penyebabnya. “Tentunya, ini dibutuhkan penyelidikan,” tandasnya.
Eko Supriyadi, salah satu pengemudi truk yang ikut terdampak mengungkapkan, saat kecelakaan terjadi, ia sedang berjalan pelan mengambil lajur kiri atau lajur untuk lalu lintas yang akan menuju arah Salatiga.
Karena sejumlah mobil dan sepeda motor yang akan memotong jalan menuju Ambarawa berhenti di lajur tengah di depannya. Tiba-tiba dari arah belakang truk kontainer menabrak beberapa kendaraan yang ada di belakangnya.
BACA JUGA: Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Solo-Ngawi, Wakil Ketua DPRD Ngawi Meninggal
Karena ikut terdorong, truk yang ia kemudikan akhirnya ikut terpental. “Untungnya tidak menabrak kendaran yang ada di depan saya, tapi terpental ke arah bahu jalan sebelah kiri,” jelasnya.
Sementara itu, akibat peristiwa kecelakaan ini, terjadi ketersendatan arus lalu lintas dengan simpul di simpang Bawen. Baik lalu lintas dari arah Semarang, Salatiga maupun arus lalu lintas dari arah Ambarawa. (*)
Editor: Farah Nazila





