SEMARANG, beritajateng.tv – Untuk persiapan menghadapi Pra Porprov Jawa Tengah, KONI Kabupaten Semarang menggelar kegiatan tes fisik bagi ratusan atlit dari berbagai cabang olahraga (cabor).
Kegiatan ini bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi kebugaran para atlit yang KONI siapkan untuk menghadapi Pra Porprov atau seleksi aporprov 2026.
Ketua KONI Kabupaten Semarang, Dodi Prasetyo mengungkapkan, tes fisik kali ini para atlit ikuti dari berbagai cabor yang akan mengikuti Pra Porprov Juli hingga September tahun ini.
Dalam kegiatan tersebut KONI Kabupaten Semarang menggandeng Universitas Ngudi Waluyo (UNW) Ungaran sebagai operator pelaksana tes fisik para atlit.
“Tak kurang 273 atlit dari 40 cabor mengikuti kegiatan cek fisik ini,” jelasnya, di kompleks GOR Pandanaran, Wujil, Kabupaten Semarang, Sabtu, 5 Juli 2025.
BACA JUGA: Jelang PORPROV Jateng 2026, KONI Kota Semarang Gelar Edukasi Hukum bagi Pengurus Cabang Olahraga
Dodi juga mengungkapkan, ada 12 indikator yang menjadi fokus pelaksanaan cek fisik para atlit Kabupaten Semarang ini. Masing- masing fleksibilitas, power otot lengan, keseimbangan, kekuatan otot lengan (kiri/kanan).
Selain itu juga koordinasi, kecepatan, power otot tungkai, reaksi, daya tahan otot (push up, back up, squat jump). Juga kelincahan serta daya tahan kardiorespirasi (VO2Max).
Dari kegiatan ini, harapannya, dapat mengetahui kondisi awal fisik para atlit yang akan menjadi parameter bagi setiap cabor untuk meningkatkan kebugaran dan kemampuan para atlitnya.
“Jadi hasil kegiatan hari ini akan diolah oleh UNW untuk selanjutnya diserahkan kepada KONI. Kemudian digunakan oleh masing-masing cabor sebagai acuan untuk memonitor peningkatan fisik para atlitnya,” jelas Dodi.
KONI Kabupaten Semarang, lanjutnya, juga akan melaksanakan tes fisik secara berkelanjutan. Tes kali ini untuk mengetahui sejauh mana ketahanan fisik untuk kemudian pengevaluasian.
Sehingga pada tes fisik berikutnya KONI sudah akan mengetahui kondisi fisik para atlit sesuai dengan standar yang KONI harapkan.





