“Paling telat, November kami sudah bergeser dari MAJT ke Margosari dan Dargo,” sambungnya.
Menurutnya, sebenarnya lokasi di Margosari lebih strategis. Namun harus ada pembebasan lahan dari warga agar desainnya akses bisa dekat jalan raya.
“Biaya pembangunan per kios itu mandiri. Per kios kalau ia hitung sekirar Rp 12 Juta,” tandasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





