Sementara itu, Kapolsek Ungaran Barat, Kompol Sugiyarta menambahkan, kebakaran ini dugaan kuat terpicu oleh api dari tungku kayu bakar untuk memasak air.
Hal ini merupakan hasil pemeriksaan awal unit INAFIS Polres Semarang di lokasi kejadian. Kemudian juga keterangan dari pemilik rumah dan juga sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.
“Tungku untuk merebus air tersebut dugaan kuat masih menyala saat pemilik rumah tinggalkan untuk melaksanakan shalat tarawih di masjid,” tegas kapolres.
BACA JUGA: Pemkot Semarang Bergerak Cepat Bantu Korban Kebakaran dan Rumah Roboh
Ia juga memastikan dalam peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa. “Namun kerugian material perkiraannya mencapai ratusan juta rupiah,” tandas Kompol Sugiyarta. (*)
Editor: Farah Nazila





