Tak hanya di Lebanon saja, rupanya rakyat Mesir juga memboikot soal langkah ini. Melansir dari BNN.Network, warga Mesir tersebut menunjukkan pandangan mereka soal politik dan solidaritas terhadap perjuangan Palestina dengan menghindari jaringan restoran makanan cepat asal Amerika tersebut.
BACA JUGA:Serang Israel Hingga Tewaskan Ratusan Orang, Ini Sejarah Hamas dan Asal-usulnya
Hingga beritajateng.tv membuat berita soal pemboikotan McDonald’s dari beberapa negara ini, perusahaann restoran cepat saji itu belum memberikan suaranya.
Padahal, karena ini, McDonald’s berposisi di persimpangan penting atara kepentingan bisnis dan etika sosial-politik. Atas dasarnya keputusan yang terambil tersebut, sebagian orang menilai McDonald’s melakukan aksi solidaritas.
Di sisi lain, khususnya bagi pembela Palestina, menilai yang perusahaan itu lakukan adalah tindakan memihak dan melupakan tragedi serta kompleksitas yang tengah berlangsung di Palestina.(*)





