SEMARANG, beritajateng.tv – Seorang pasien Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) dr. Arif Zainuddin Solo, berinisial FKA, melarikan diri dan melompat ke Bengawan Solo.
FKA, pria asal Sumberlawang, Sragen, itu keluar dari rumah sakit pada Minggu, 19 Januari 2025 pukul 17.30 WIB. Informasi ini sebagaimana penuturan Ketua Forum SAR Solo, Slamet Mulyadi.
“Korban melompati pagar kolam renang dan menuju kebun jati di depan rumah sakit,” ujar Slamet, Minggu, 19 Januari 2025.
Meski tiga satpam dan dua perawat RSJD Solo mencoba mengejar pasien yang kabur itu, upaya mereka tidak berhasil. Korban akhirnya menceburkan diri ke sungai Bengawan Solo.
BACA JUGA: Miliki 3 RSJD, Dinas Kesehatan Jateng Siap Layani Caleg Depresi Pasca Pemilu 2024
Slamet menjelaskan bahwa satu satpam sempat mencoba menarik korban dari jarak 30 meter. Namun, satpam tersebut terjatuh dan masuk ke sungai.
“Sayangnya, korban tidak bisa diselamatkan,” tambahnya.
Hingga saat ini, korban yang berusia sekitar 16-17 tahun belum ditemukan. Tim SAR telah mendirikan posko pencarian dan membagi tim ke berbagai titik strategis, termasuk kawasan Tempuran Kalianyar dan bawah Ring Road.
Selain itu, Tim SAR juga menjalin koordinasi dengan pihak terkait di Karanganyar dan Sragen.
BACA JUGA: Terapi Sekaligus 17 Agustusan, Pasien RSJD Dr Amino Gondohutomo Lukis Mural Bareng
“Dengan debit air Bengawan Solo yang tinggi akibat hujan deras, kemungkinan besar korban terbawa arus hingga ke wilayah lain,” kata Slamet.
Debit air yang meningkat memperbesar potensi korban hanyut lebih jauh dari lokasi awal. Operasi pencarian terus berlangsung dengan melibatkan banyak pihak untuk mempercepat penemuan korban.
Tim SAR juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban di sekitar sungai. (*)





