Pendidikan

Mencuat di Kasus Piagam Palsu Lolos PPDB SMA, Ini Fakta-fakta Marching Band Gita Bahana Smepsa

×

Mencuat di Kasus Piagam Palsu Lolos PPDB SMA, Ini Fakta-fakta Marching Band Gita Bahana Smepsa

Sebarkan artikel ini
marching band Gita Bahana Smepsa
Marching Band Gita Bahana Smepsa berfoto bersama usai mengisi Upacara HUT ke-78 Republik Indonesia di Istana Negara (Foto: Dok. Pribadi)

SEMARANG, beritajateng.tv – Nama Marching Band Gita Bahana Smepsa dari SMPN 1 Semarang mencuat ke permukaan di tengah kontroversi dugaan kecurangan dalam PPDB Kota Semarang 2024.

Sejumlah pihak terkait dari Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Dinas Pendidikan Kota Semarang, hingga pihak kepolisian, terlibat dalam penanganan dugaan kecurangan yang mencoreng dunia pendidikan ini.

Salah satu bentuk kecurangan yang menurut dugaan terjadi ialah penggunaan piagam palsu dari lomba internasional.

Siswa SMPN 1 Semarang diduga menggunakan piagam palsu dari lomba internasional tersebut untuk mendaftar ke SMA, termasuk SMAN 3 Semarang.

Kasus ini menarik perhatian publik karena marching band tersebut terkenal dengan prestasinya.

BACA JUGA: Kejadian Lagi! Piagam Palsu Lolos PPDB SMAN Favorit di Semarang

Fakta-fakta terkait Marching Band Gita Bahana Smepsa

Gita Bahana Smepsa dari SMPN 1 Semarang terkenal sebagai salah satu marching band sekolah terbaik.

Marching band ini sering tampil di acara bergengsi, termasuk saat upacara peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara pada 17 Agustus 2023.

Mereka juga pernah tampil di Istana Negara pada tahun 2018, pada upacara HUT ke-73 RI, dan sukses memukau para tamu undangan.

BACA JUGA: Piagam Prestasi Palsu Lolos PPDB SMAN Favorit di Semarang, Sejumlah Pihak Ini Bakal Polisi Periksa

Tanggapan SMPN 1 Semarang soal dugaan piagam prestasi marching band palsu

Kepala SMPN 1 Semarang, Siminto, mengatakan bahwa Marching Band Gita Bahana Smepsa sering meraih prestasi, termasuk memenangkan lomba internasional pada tahun 2022.

Lomba tersebut berlangsung secara daring dengan mengirimkan video marching band ke panitia di Malaysia.

Namun, masalah muncul ketika informasi awal menyebutkan bahwa Gita Bahana Smepsa meraih medali emas sebagai juara 1, tetapi video pengumuman dari panitia menunjukkan mereka hanya meraih perunggu.

Piagam yang Gita Bahana Smepsa terima tetap berupa piagam emas, dan panitia memberikan 120 eksemplar sertifikat piagam.