Kelas menengah dari seri GP adalah Moto2, dengan sepeda motor berkapasitas 750 cc. Namun, jika Mario terus menunjukkan peningkatan prestasi dalam seri Moto3, ada kemungkinan ia akan mendapatkan perhatian dan direkrut langsung oleh tim-tim dalam kelas tertinggi balap motor MotoGP dengan sepeda motor berkapasitas 1.000 cc.
Mario Aji Mengincar MotoGP
Bagi masyarakat Indonesia, memiliki seorang atlet kelas dunia merupakan kebanggaan. Oleh karena itu, mereka sangat mendukung karier balap “Super Mario” agar dapat naik ke kelas MotoGP.
Dukungan datang dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Wakil Presiden Ma’ruf Amien menjelang debut Mario sebagai pebalap Moto3 pada tahun 2022.
Bahkan, Mario mengadakan pawai joy ride di Jakarta bersama Presiden Joko Widodo dan pebalap lainnya beberapa hari sebelum seri Grand Prix 2022 berlangsung di Mandalika, Indonesia.
Sebagai tuan rumah, masyarakat Indonesia berharap Mario dapat menjadi juara dalam seri Moto3 di Mandalika. Hal itu agar bendera Merah Putih dapat berkibar di podium dan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dapat bergelora bersama-sama.
Setidaknya, Mario telah memberikan kebanggaan kepada masyarakat Indonesia dengan memulai balapan seri Moto3 di Mandalika dari barisan depan, yaitu di posisi ke-3. Meskipun pada akhirnya ia finis di posisi ke-14.
Selama seluruh seri balapan Moto3 2022, Mario berhasil meraih 5 poin dan berada di peringkat 26 dalam klasemen akhir.
Pada seri balapan Moto3 tahun 2023, Mario masih menjadi andalan timnya sebagai pembalap utama. Pada tahun ini, ia telah menyelesaikan lima seri balapan di Portugal, Argentina, Amerika Serikat, Spanyol, dan Prancis.
Saat ini, Mario telah mengumpulkan 4 poin dan berada di peringkat ke-23 dari total 29 peserta balapan dalam klasemen sementara Moto3 tahun 2023. Ia mencatatkan sejarah sebagai pebalap Indonesia yang finis di posisi ke-12 dalam seri balapan di Amerika Serikat.





