Jateng

Menilik Kisah Masjid Kyai Sholeh Darat, Tempat Ulama dan Pahlawan Nasional Belajar Mengaji

×

Menilik Kisah Masjid Kyai Sholeh Darat, Tempat Ulama dan Pahlawan Nasional Belajar Mengaji

Sebarkan artikel ini
masjid kyai sholeh darat
Gerbang depan Masjid Kyai Sholeh Darat di Jalan Dadapsari nomor 212, Kelurahan Dadapsari, Semarang Utara. (Fadia Haris Nur Salsabila/ beritajateng.tv)

Kyai Sholeh Darat sendiri sempat mendirikan sebuah pondok pesantren yang terkenal sebagai “Ponpes Pamungkas”. Beberapa nama besar baik dari kalangan ulama maupun nasionalis sempat belajar mengaji di ponpes milik Kyai Sholeh Darat.

Gus Lukman menyebut, K.H. Hasyim Asy’ari pendiri Nahdlatul Ulama dan K.H. Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah pernah beberapa kali berkunjung ke ponpes Kyai Sholeh Darat. Sementara dari kalangan nasionalis, R.A. Kartini juga pernah nyantri di sini.

BACA JUGA: Banyak Hal Tak Biasa, Ini 7 Fakta Menarik Masjid Madegan Sampang, Salah Satunya Aneh tapi Nyata

“R.A. Kartini termasuk santri, tapi kalau mondok di sini enggak. Cuma sering sowan untuk diskusi, sampai akhirnya Simbah Kyai Sholeh Darat memberikan hadiah tafsir Al-quran yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Jawa, dengan tulisan pegon,” ungkapnya.

Hingga saat ini, di tangan Gus Lukman sebagai keturunan langsung Kyai Sholeh Darat, masjid ini masih orang gunakan untuk kegiatan ibadah. Bahkan, beberapa juga sering datang untuk ziarah meski makam Kyai Sholeh Darat telah pindah ke TPU Bergota.(*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp