Jateng

Meski Terkendala Hujan, Pembangunan Fisik TMMD Sengkuyung Tahap 1 2025 Berjalan Lancar

×

Meski Terkendala Hujan, Pembangunan Fisik TMMD Sengkuyung Tahap 1 2025 Berjalan Lancar

Sebarkan artikel ini
Meski Terkendala Hujan, Pembangunan Fisik TMMD Sengkuyung Tahap 1 2025 Berjalan Lancar
Penyerahan bantuan rumah layak huni TMMD Sengkuyung Tahap 1 2025 di Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap 1 Tahun 2025 di Kota Semarang telah selesai pelaksanaannya.

TMMD berlangsung selama satu bulan di Kelurahan Bendan Duwur, Kecamatan Gajahmungkur. Adapun penutupan TMMD Sengkuyung Tahap 1 terlaksana di Balaikota Semarang, Kamis, 20 Maret 2025.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang, Noegroho Edy Rijanto menyampaikan, beberapa pembangunan fisik telah selesai. Meliputi pembangunan selokan, tandon air, rumah tidak layak huni (RTLH), dan lainnya.

BACA JUGA: TMMD Sengkuyung Tahap 1 Semarang Mulai, Kegiatan Tetap Berjalan Meski Ada Efisiensi Anggaran

Penyerahan secara simbolis RTLH kepada pemilik rumah bersamaan dengan penutupan TMMD. Sementara itu, kegiatan nonfisik meliputi edukasi dan penyuluhan dengan melibatkan dinaa terkait.

“Alhamdulillah, telah selesai. Semoga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat setempat,” ucap Noegroho, usai penutupan.

Sementara itu, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0733/BS Kota Semarang, Letkol Inf Yohanes Heri Wibowo menyebutkan, TMMD tahap 1 berjalan dengan baik meski mengalami sedikit kendala karena hujan. Pembangunan talud dan proyek fisik lain membutuhkan waktu lebih lama lantaran hujan yang sering mengguyur Kota Semarang.

“Sejak hujan turun semua terkndala. Pembangunan talud pengeringannya membutuhkan matahari. Begutu hujan kurang maksimal. Untuk RTLH masih terkendala beberapa. Kami usahakan untuk kejar. Harapannya sebelum lebaran selesai,” tuturnya.

Selanjutnya, Yohanes menyampaikan, TMMD akan digelae di Kelurahan Pakintelan, Kecamatan Gunungpati yakni TMMD Reguler ke-124.

TMMD Reguler memiliki skala lebih luas dibanding TMMD Sengkuyung. Ada beberapa program yang akan dukerjakan meliputi RTLH, pembangunan talud gorong-gorong, rehab jakan, dan lainnya.

“RTLH yang biasa 10, nanti ada 15. Kegiatan nonfisik juga lebih luas. Nanti akan lebih maksimal,” ucapnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp