YOGYAKARTA, beritajateng.tv – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) melalui Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyiapkan posko mudik Lebaran di ruas Janti-Prambanan untuk mendukung kenyamanan pemudik yang melintas di jalur nasional tersebut.
Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Provinsi DIY, Tisara Sita mengatakan posko tersebut terlengkapi berbagai fasilitas bagi pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat selama perjalanan.
“Di sini ada tempat istirahat, tempat bermain anak, ada refreshment corner, kemudian ada kursi pijat juga dan di sini free Wi-Fi, free minuman dan snack,” kata Tisara saat meninjau Posko Mudik Kementerian PU di ruas Jalan Nasional Janti-Prambanan DIY pada Jumat, 13 Maret 2026.
BACA JUGA: Bank Jateng Cabang Yogyakarta Jalin Sinergi dengan Polda DIY untuk Fasilitas Kredit
Bagi para pemudik yang masih bekerja dari rumah atau WFH, posko ini juga terlengkapi coworking space. Selain itu, pemudik juga dapat memantau laku lintas sekitar Yogyakarta melalui CCTV yang ditampilkan sebelum melanjutkan perjalanan.
“Di sini juga ada tempat ibadah, toilet bersih serta ada co-working space. Ini ada CCTV juga supaya bisa mantau jalan-jalan di Yogyakarta sebelum lanjut perjalanan” lanjutnya.
Menurut Tisara, posko ini merupakan bagian dari dukungan layanan mudik di jaringan jalan nasional wilayah DIY yang Satker PJN DIY kelola.
Persiapan Perbaikan Jalan Nasional di Yogyakarta
Tisara menjelaskan, Jalur Jalan Lintas Selata (JJLS) DIY memiliki total panjang sekitar 118 kilometer. Dan saat ini hanya menyisakan sekitar 5,64 kilometer yang belum tuntas, terutama di ruas Kretek-Girijati.
Menurutnya, JJLS juga dapat menjadi jalur alternatif bagi pemudik yang melintas di wilayah selatan DIY.
“Ini merupakan salah satu alternatif arus mudik bisa melalui JLS,” ujarnya.
Selain itu, Satker PJN DIY juga tengah mengerjakan sejumlah paket pembangunan jembatan serta konektivitas jaringan jalan nasional. Hal ini agar siap pemudik lalui.
Pemeliharaan jalan telah terlaksana melalui berbagai pekerjaan seperti mill and inlay, patching lubang jalan, pengecatan marka, hingga perawatan pohon yang berpotensi tumbang.
“Saat ini kondisi jalan sudah zero pothole. Namun demikian kami tetap menyiapkan tujuh tim patching yang bersiaga untuk menutup lubang yang muncul di hari tersebut,” jelas Tisara.
BACA JUGA: Menteri PU Pastikan Proyek Tol Yogyakarta-Bawen Berjalan Cepat, Target Rampung 2026
Satker PJN DIY juga menyiapkan empat posko mudik di wilayah DIY. Yakni di Simpang Jombor, Jalan Wonosari-Patuk-Gading, Janti-Prambanan, serta kawasan JJLS perbatasan DIY-Jawa Tengah.
Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak untuk menyiapkan mobile pump serta peralatan tanggap darurat guna mengantisipasi potensi banjir maupun cuaca ekstrem selama arus mudik. (*)
Editor: Farah Nazila





