Gaya Hidup

Nikmatnya Rujak Degan di Ngaliyan, Sensasi Pedas, Gurih, dan Segar dalam Batok Kelapa

×

Nikmatnya Rujak Degan di Ngaliyan, Sensasi Pedas, Gurih, dan Segar dalam Batok Kelapa

Sebarkan artikel ini
rujak degan
Rujak Degan di Kedai Rujak Amerika Ngaliyan, Jumat, 17 Juli 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Menikmati rujak biasanya identik dengan potongan buah yang tersiram bumbu kacang pedas. Namun di kawasan Ngaliyan, Kota Semarang, ada cara berbeda menikmati kudapan favorit ini.

Di sebuah gerobak sederhana yang mangkal di depan SDN Tambakaji 04, pembeli bisa mencicipi Rujak Degan, perpaduan buah rujak segar dengan serutan kelapa muda yang disajikan langsung di dalam batok kelapa.

Sekilas tampilannya sudah berbeda. Batok kelapa yang sebelumnya berisi air dan daging kelapa muda tersulap menjadi wadah rujak. Di dalamnya, potongan mangga, nanas, bengkuang, pepaya, hingga kedondong berpadu dengan serutan kelapa muda dan bumbu rujak khas.

Saat suapan pertama masuk ke mulut, rasa pedas, manis, asam, dan gurih langsung menyatu. Serutan kelapa muda memberikan sensasi lembut sekaligus menghadirkan cita rasa mirip santan yang membuat bumbu rujak terasa lebih creamy. Setelah menikmati buahnya, pembeli masih bisa menyeruput air kelapa yang tersisa untuk menyegarkan tenggorokan sekaligus meredakan sensasi pedas.

BACA JUGA: Boen Hian Tong Semarang Sajikan Rujak Pare Plus Sambal Kecombrang, Simbol Peristiwa Pahit Mei 1998

Inovasi tersebut merupakan kreasi Arif, pemilik Kedai Rujak Amerika, yang sudah berjualan di lokasi itu selama 16 tahun. Sementara menu Rujak Degan mulai di perkenalkan sekitar lima tahun lalu.

“Awalnya coba-coba. Kan ada jualan es degan, terus saya cobain kasih sambal, ternyata kok enak. Akhirnya saya pikir dijual saja,” ujar Arif saat beritajateng.tv jumpai di lapaknya pada Jumat, 17 Juli 2026.

Menurut Arif, yang membuat Rujak Degan berbeda adalah perpaduan rasa buah dengan kelapa muda yang tidak  pada rujak biasa.

“Rasanya lain, enggak sama rujak biasa yang cuma pedas sama rasa buah. Ini kecampuran parutan kelapanya, jadi ada rasa gurih seperti santan, tapi tetap pedas,” katanya.