Viral

Nyeletuk ‘Anak Autis’ saat Siaran Langsung, Peserta Clash of Champions Shakira dan Sandy Minta Maaf

×

Nyeletuk ‘Anak Autis’ saat Siaran Langsung, Peserta Clash of Champions Shakira dan Sandy Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
shakira amirah
Shakira Amirah, salah satu peserta Clash of Champions. (Instagram/@shakiraamirah)

SEMARANG, beritajateng.tv – Dua peserta Clash of Champions, Shakira Amirah dan Sandy Kristian Waluyo baru-baru ini menuai sorotan tajam netizen usai menyebut kata ‘autis’ saat melakukan siaran langsung atau live.

Para peserta Clash of Champions ini memang kerap melakukan live di media sosial pribadi mereka. Namun, terbaru ini, terdengar Shakira menyebut seseorang dengan kata autis melalui live terbaru Sandy.

Hal ini terlihat dalam potongan video yang dibagikan ulang oleh akun X @xxxcacaaa pada 14 Juli 2024.

Dalam video live itu, mulanya Sandy melakukan siaran langsung seperti biasa. Kemudian, terdengar suara Shakira yang menegurnya lantaran para peserta lainnya sibuk dengan siaran masing-masing, alih-alih mengobrol.

“Heh, kalian bisa nggak kalau di depan aku, bersosialisasilah sama aku. Nggak usah bersosialisasi sama HP. Emang 24 jam ketemu aku 24 jam? Jangan kayak anak autis gitu deh,” ucap Shakira.

BACA JUGA: Hits karena Cantik dan Pintar, Xaviera Putri Ternyata Pernah Kena Mental saat Sekolah di Korea

Usai mendengar ucapan Shakira, Sandy tampak terkejut dan segera mengakhiri sesi siaran langsungnya. Sontak, hal itu menjadi bahan perbincangan netizen dan menyebut bahwa ucapan Shakira bukanlah sesuatu yang pantas disebutkan.

Minta maaf melalui channel Whatsapp

Tak lama setelah siaran langsung tersebut, baik Shakira maupun Sandy pun meminta maaf melalui saluran WhatsApp pribadi keduanya.

Dalam saluran WhatsApp Bernama Shakira Update terdapat chat berisi permintaan maaf atas ucapan tersebut.

Shakira, dalam Whatsapp-nya, menyadari bahwa menggunakan kata-kata autis untuk menyebut orang lain adalah tindakan yang tidak benar.
Dia juga menyadari bahwa kata-kata itu tidak pantas untuk dijadikan sebagai bahan lelucon atau hinaan.

Secara terbuka, dia juga mengklaim bahwa menggunakan kata-kata ‘autis’ dalam kondisi yang tidak tepat justru menunjukkan kurangnya empati.

“Tidak ada alasan yang bisa membenarkan perbuatan aku. Aku sangat menyesal dan ini menjadi pelajaran berharga bagi aku untuk lebih berhati-hati,” bunyi chat dalam saluran WA Shakira Update.