Jateng

Padi Biosalin Siap Pindah Tanam, Jadi Upaya Tingkatkan Ketahanan Pangan Kota Semarang

×

Padi Biosalin Siap Pindah Tanam, Jadi Upaya Tingkatkan Ketahanan Pangan Kota Semarang

Sebarkan artikel ini
Padi Biosalin Siap Pindah Tanam, Jadi Upaya Tingkatkan Ketahanan Pangan Kota Semarang
Seorang petani menanam padi Biosalin di Kecamatan Tugu. (Ellya/beritajateng.tv)

Menurutnya, untuk 5kg benih bisa ditanam di sawah payau seluas 2.500 meter persegi atau seperempat hektar. “Jadi di sana ada demplot 0,5 hektar atau seluas 5000 meter persegi. Dua-duanya akan di tanam disana,” imbuh Hernowo yang juga menjabat sebagai Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat ini.

Dia menjelaskan, perlu waktu tanam kurang lebih 100 hari agar padi Biosalin ini bisa di panen. “Pilot projectnya di sana. Makanya hasil panen kali ini akan di jadikan benih supaya bisa di kembangkan di wilayah lain,” paparnya.

“Yang jelas apa yang kami lakukan, adalah memang untuk mendorong kedaulatan pangan,” imbuhnya.

Terlebih, lanjutnya, Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) akan mensertifikat benih hasil padi Biosalin di Kecamatan Tugu tersebut.

“Akan jadi benih dahulu, benih yang bersertifikat, karena kami memang bekerja sama dengan BPSP. Jadi hasil panennya nanti akan dikembangkan sebagai benih untuk di sebarluaskan di wilayah-wilayah salin lainnya yang memang bisa di tanami Biosalin,” tutur dia.

Dia berharap penanaman benih padi Biosalin bisa berhasil dan menghasilkan jumlah padi yang berkualitas baik dan banyak.

“Mudah-mudahan bisa berhasil dan tidak mengecewakan. Karena Dinas Pertanian selain mendampingi Petani juga akan membantu mendaftarkan sertifikat benihnya ke BPSB,” pungkas Hernowo. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp