Politik

Pakai Kostum Ultraman saat Pelantikan DPR RI Bikin Heboh, Ini Sosok Jamaludin Malik

×

Pakai Kostum Ultraman saat Pelantikan DPR RI Bikin Heboh, Ini Sosok Jamaludin Malik

Sebarkan artikel ini
caleg anti mainstream
Baliho Caleg Partai Golkar DPR RI Jamaludin Malik dengan kostum Ultraman di Jepara. (dokumen pribadi)

JAKARTA, beritajateng.tv – Seorang anggota DPR dari Dapil Jateng II, Jamaludin Malik, menghadiri acara pelantikan anggota DPR, DPD, dan MPR pada Selasa, 1 Oktober 2024. Kehadirannya pun memunculkan kehebohan karena ia mengenakan kostum Ultraman.

Mengenakan kostum Ultraman membuat politikus asal Partai Golkar tersebut jadi pusat perhatian. Kabarnya, tak sedikit warga yang meminta swafoto, demi mengabadikan kehebohan tersebut.

Jamaludin Malik mengenakan kostum Ultraman saat menghadiri acara pelantikan anggota DPR, DPD, dan MPR pada Selasa pagi.

Ini bukan kali pertamanya Jamaludin Malik mengenakan kostum Ultraman. Sebab, sebelumnya, ia juga memakai kostum pahlawan tersebut saat kampanye.

BACA JUGA: Ingat Caleg Berkostum Ultraman yang Viral? Ternyata Perolehan Suaranya Berpeluang Lolos Senayan Lho!

Lantas, siapa sosok Jamaludin Malik ini? Berikut ulasannya.

Sebelumnya, saat masa kampanye Pileg 2024 lalu, Jamaludin Malik yang merupakan pria asal Kabupaten Jepara ini sempat viral karena menggunakan media kampanye yang unik.

Alih-alih menggunakan foto formal, Jamaludin Malik memiliki menampilkan foto dirinya berkostum superhero Ultraman.

Bahkan, baliho bergambar karakter Ultraman ramai menghiasi sejumlah jalan protokol Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Wujud pahlawan super itu tak seperti Ultraman pada umumnya, lantaran sosoknya lebih gemuk.

Alhasil, nama Jamaludin Malik itu viral di media sosial TikTok hingga Instagram.

Tak banyak yang mengetahui alasan caleg Partai Golkar ini menggunakan foto Ultraman ketimbang memajang potretnya selayaknya caleg lainnya.

“Ultraman itu simbol pahlawan dan penolong,” kata Malik kepada beritajateng.tv Minggu, 7 Januari 2024.

Bukan tanpa alasan ia memilih Ultraman sebagai ikon pada baliho yang ia pasang. Jamaludin menuturkan, pihaknya melakukan survei terlebih dahulu sebelum berkampanye dan mencetak Alat Peraga Kampanye (APK) seperti baliho.

Malik diketahui berdomisili di Desa Tunggul Pandean, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara.

BACA JUGA: Caleg Anti Mainstream Berebut Suara di Jateng, Cosplay jadi Ultraman Gemoy Hingga Mengaku Bisa Gila Jika Tak Jadi

Setelah lulus dari SMA 1 Pecangaan, ia mengaku harus bekerja sebagai kuli panggul di Pasar.

Ia sering nguli di Kudus, ngekos di daerah Ploso Kecamatan Jati Kudus, di belakang pasar dan kadang di daerah Jetak Kudus.

Ketika itu bekerja sebagai kuli ia mendapat penghasilan sekitar Rp 30 ribu per hari, tidak makan dari bosnya. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp