SEMARANG, beritajateng.tv – Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyambut baik rencana operasional penuh Jalan Tol Jogja- Solo Seksi 6 Bawen – Ambarawa, pada akhir tahun 2026 ini.
Dia mengatakan, operasional jalan Tol Bawen – Ambarawa tersebut akan mendorong konektivitas. Klaimnya, sekaligus juga menjadi nilai tambah guna menarik investasi di Kabupaten Semarang.
“Saat tol tersebut sudah buka juga bisa menumbuhkan kawasan ekonomi baru,” katanya, di Ungaran, Kabupaten Semarang, Sabtu 19 September 2026.
Terlebih, kata Ngesti, baru- baru ini Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Semarang juga telah meraih prestasi nasional.
Yakni terbaik kedua nasional pads Anugerah Layanan Investasi kategori Kabupaten seluruh Indoneaia. Maka dengan operasional jalan tol akan semakin berdampak bagi masuknya investasi.
Artinya, kata Ngesti Nugraha, ada dampak positif yang nantinya bakal diperoleh warga Kabupaten Semarang dengan operasional jalan tol Jogja – Solo Seksi 6 (Ambarawa – Bawen).
Terlebih, ucapnya, akses keluar masuk jalan tol di kawasan Ambarawa yang kini telah rampung dibangun. Harapannya, menjadi salah satu akses penting pariwisata di Kabupaten Semarang.
BACA JUGA: 2.500 Jenazah di 4 TPU di Kabupaten Semarang Tergusur Tol Jogja – Bawen Seksi 5
Namun demikian, kata Ngesti Nugraha, hal itu masih menunggu keputusan dari kementerian terkait, untuk pembukaan jalan tol tersebut.
“Karena kewenangannya memang ada di Pemerintah Pusat. Yang jelas saya selaku kepala daerah menyambut baik rencana operasional penuh Seksi 6 tersebut,” ucap Ngesti Nugraha.
Target Operasional Tol pada Akhir Tahun
Sebelumnya, PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) telah memastikan rencana operasional tol Jogja – Bawen Seksi 6 Bawen- Ambarawa (5,12 kilometer) bakal terealisasi akhir tahun ini.
BACA JUGA: Awas Macet! Lokasi Perbaikan Jalan Tol Semarang ABC Tersebar di Beberapa Titik
Direktur Teknik PT JJB, Radyo Wijoyo Danubroto mengatakan, saat ini jalan tol Jogja – Bawen. Khusunya Seksi 6 telah memasuki tahap uji laik fungsi dan operasi.
“Besar harapan kami, operasionalnya akan dilakukan pada akhir tahun 2026 nanti,” katanya. (*)
Editor: Diaz A Abidin





