Jateng

Panen Raya di Jateng Diprediksi Akhir Maret hingga April 2026, Target Produksi Beras 3 Juta Ton Lebih

×

Panen Raya di Jateng Diprediksi Akhir Maret hingga April 2026, Target Produksi Beras 3 Juta Ton Lebih

Sebarkan artikel ini
Panen Raya | Kepala Distanak Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares
Kepala Distanak Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, saat dijumpai di kantornya, Kamis, 12 Februari 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

“Kalau sesuai dengan target kami kan 3,3 juta ton ya itu untuk sampai dengan Maret. Jadi mungkin di April akan lebih meningkat lagi supaya bisa mendukung 10.559.000 ton,” jelasnya.

Terkait dampak bencana yang sempat terjadi di sejumlah wilayah, Tavares mengatakan pemerintah telah melakukan berbagai langkah penanganan agar produksi padi tidak terganggu.

Ia menyebut sekitar 10.000 hektare lahan yang terdampak bencana telah tertangani melalui berbagai program bantuan.

BACA JUGA: Jelang Lebaran Stok Beras di Jateng Ada 365 Ribu Ton, Bulog: Cukup Sampai Enam Bulan

“Memang ada tapi kami sudah menangani dengan asuransi usaha tani padi. Termasuk juga kami lakukan bantuan benih baik dari pusat maupun dari kami sendiri,” ujar Tavares.

Selain itu, lahan yang terdampak bencana juga telah berlangsung penanaman ulang agar tetap dapat mempertahankan produksi padi.

“Ketika mulai surut maka kembali lakukan transplantor, artinya menanam kembali lahan-lahan yang kurang lebih sekitar 10 ribu hektare kemarin yang terkena bencana,” kata dia

Ia menegaskan langkah penanaman ulang tersebut bertujuan untuk mengejar kembali target produksi yang sempat terdampak bencana.

“Kami kejar kembali daripada itu hilang begitu saja, langsung kami replanning lagi, tanam ulang lagi, 10 ribu hektare,” pungkas Tavares. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp