Hukum & Kriminal

Pasca KPK Geledah Kantor Walikota Semarang Mbak Ita, Sekda Jateng Respons Begini

×

Pasca KPK Geledah Kantor Walikota Semarang Mbak Ita, Sekda Jateng Respons Begini

Sebarkan artikel ini
KPK Walikota Semarang
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno saat ditemui di Komplek Kantor DPRD Provinsi Jawa Tengah, Rabu 17 Juli 2024 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Pasca Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) geledah Balaikota Semarang, Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno mengaku belum mendapat informasi terkait adanya pemeriksaan tersebut.

Hal itu Sumarno ungkap kepada awak media pada Rabu, 17 Juli 2024 sore di Komplek Kantor DPRD Jawa Tengah.

“Saya belum dapat informasinya nggih, belum tau, belum bisa komentar,” ucap Sumarno singkat.

BACA JUGA: Usai 9 Jam Pemeriksaan, KPK Bawa 2 Koper Besar dari Ruangan Walikota Semarang

Jajaran KPK sempat berkunjung ke Pemprov Jawa Tengah pada 8 Juli 2024 lalu. Namun, kata Sumarno, kunjungan itu merupakan salah satu kerjasama yang sudah teragendakan.

Ia menyebut, agenda itu tak lain adalah pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas. Sejumlah pejabat eselon II Pemprov Jawa Tengah mengikuti acara tersebut.

“Kalau yang kami lakukan memang kerjasama dari Deputi Pencegahan ya, teman-teman eselon dua kami adakan kegiatan bimbingan keluarga,” ujarnya.

BACA JUGA: Dugaan Gratifikasi dan Suap di Pemkot Semarang, KPK Cegah 4 Orang ke Luar Negeri

Dalam kesempatan itu, Sumarno turut menyampaikan bahwa integritas sangat penting sebagai seorang aparatur sipil negara (ASN).

Menurutnya, hal tersebut menjadi yang pertama dan utama bagi abdi negara.

“Kalau masalah integritas kita menjadi aparatur negara ya integritas nomor satu nggih,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, KPK melakukan penggeledahan di Kantor Walikota Semarang pada Rabu, 17 Juli 2024 siang.

Selain itu, pemyidik KPK juga turut menggeledah Rumah Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Dari penggeledahan tersebut, penyidik KPK membawa sejumlah koper dari ruang kerja Walikota Semarang. Kuat dugaan koper tersebut berisi berkas-berkas terkait sejumlah kasus yang sedang mereka selidiki. (*)

Editor: Ricky Fitriyanto

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp