Politik

Paslon Pilgub Jawa Tengah 2024 Boleh Kampanye di Kampus, Kesbangpol Ungkap Mekanismenya

×

Paslon Pilgub Jawa Tengah 2024 Boleh Kampanye di Kampus, Kesbangpol Ungkap Mekanismenya

Sebarkan artikel ini
GRIB Jaya Jawa Tengah | THR Ormas | Kepengurusan FKUB Jateng Kampanye Kampus
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Tengah, Haeruddin, saat ditemui di kantornya, Senin, 29 April 2024. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Secara aturan, kampanye di lingkungan kampus diperbolehkan. Kedua pasangan calon (paslon) Pilgub Jawa Tengah 2024 pun sangat memungkinkan menyampaikan visi-misi mereka di lingkungan kampus.

Lantas, mekanismenya bagaimana?

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Tengah, Haeruddin, membenarkan kedua paslon boleh hadir untuk berkampanye di kampus. Dengan catatan, pihak kampus mesti terlebih dahulu mengundang kedua paslon.

“Prinsipnya harus pihak kampus yang mengundang. Kampus itu boleh jadi lokus kampanye, tapi sebaiknya kampus yang mengundang,” ungkap Haeruddin saat beritajateng.tv konfirmasi, Minggu, 6 Oktober 2024.

Alasannya, kata Haeruddin, kampus berarti siap dengan kondisi internalnya jika sudah berani mengundang paslon.

“Ketika kampus mengundang, artinya mereka sudah siap dengan kondisi internalnya. Tapi kalau inisiatif itu dari penyelenggara, atau katakanlah dari paslon, khawatirnya kampus belum siap untuk itu,” sambung Haeruddin.

BACA JUGA: Video Paguyuban Petani Jawa Tengah Dukung Andika-Hendi di Pilgub

Kampanye di kampus tak boleh dalam bentuk debat, apa alasannya?

Adapun mekanisme kampanye paslon sepenuhnya terserah pihak kampus. Haeruddin menyebut pihak kampus boleh mengundang paslon untuk hadir secara bersamaan maupun satu per satu.

Namun, Haeruddin menegaskan kedua paslon, baik Andika Perkasa–Hendrar Prihadi maupun Ahmad Luthfi–Taj Yasin Maimoen, harus diundang, tak boleh hanya satu paslon.

“Secara bersamaan boleh, satu-satu juga boleh. Tapi dua-duanya harus diundang, secara prinsip. Masalah bersamaan atau satu-satu itu kan hal teknis,” tegas Haeruddin.

Lebih lanjut, bentuk kampanye di kampus yang diperbolehkan menurutnya yakni penyampaian visi-misi melalui diskusi, bukan dalam bentuk debat.

“Bentuknya penyampaian visi-misi seperti diskusi, kalau debat kan sudah ada jadwalnya sendiri. Jadi lebih pada penyampaian visi misi,” tandasnya.

BACA JUGA: Dana Awal Kampanye Pilgub Jawa Tengah 2024 Andika-Hendi Ungguli Luthfi-Yasin, Ini Nominalnya

Rektor Undip sebut arahkan BEM untuk undang kedua paslon

Sebelumnya, Rektor Universitas Diponegoro (Undip), Suharnomo, menyambut baik bila kedua paslon Pilgub Jawa Tengah 2024 berkampanye di kampusnya.

Sebagai informasi, pelaksanaan kampanye Pilgub Jawa Tengah 2024 boleh berlangsung di kampus, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Penyampaian visi-misi oleh paslon Pilgub di lingkungan akademik, menurutnya, sangatlah penting. Agar, katanya, kejadian “membeli kucing dalam karung” tak terjadi pada Pilkada 2024.

Jika nantinya Andika-Hendi maupun Luthfi-Yasin berkenan hadir dalam diskusi kampus, pihaknya akan menyambut dengan penuh sukacita.

Kendati begitu, kedua paslon belum ada yang mengajukan untuk mengadakan kampanye atau diskusi di Undip hingga saat ini.

“Baru saya sampaikan ke Ketua BEM, Mas Farid, kalau BEM mau undang beliau-beliau untuk ke Undip, saya akan sangat support. Biar kita ada wahana yang bagus untuk ada big picture pemikiran beliau, tentang Jateng rencananya akan mereka apain, sih?” ungkap Suharnomo, Jumat, 4 Oktober 2024.

BACA JUGA: Hendrar Prihadi Blusukan Bareng Aaf di Pekalongan, Tepis Isu Pemilih Terbelah di Pilgub Jawa Tengah

Hendrar Prihadi sambut baik undangan kampanye di Undip

Sementara itu, calon Wakil Gubernur (Cawagub) nomor urut 1, Hendrar Prihadi, menyambut baik bilmana Undip mengundangnya untuk berkampanye di sana.

Hal itu Hendi ungkap saat beritajateng.tv temui di Posko Pemenangan Andika-Hendi di Jalan Pandanaran Nomor 100, Kota Semarang, Jumat, 4 Oktober 2024.

“Harus [datang], dong. Kalau itu memang ada undangan dan kami memang punya waktu, pasti kami akan ada. Apalagi saya alumni Undip,” ungkap Hendi. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp