SEMARANG, beritajateng.tv – PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah menegaskan tak ada kampanye akbar bagi pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Andika Perkasa-Hendrar Prihadi pada Pilgub Jawa Tengah 2024.
Hal itu terungkap dari Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang ‘Pacul’ Wuryanto saat beritajateng.tv jumpai di sela-sela Debat Pilgub Jawa Tengah 2024 ketiga di Muladi Dome Universitas Diponegoro (Undip), Kota Semarang, Rabu, 20 November 2024 malam.
Kendati tak menggelar kampanye akbar, Bambang Pacul menyebut akan ada pagelaran acara yang dipusatkan per daerah pemilihan (dapil).
BACA JUGA: Bukan Kampanye Akbar, Jelang Coblosan Andika-Hendi Lakoni Strategi Ini Ikuti Pesan Bambang Pacul
Bambang Pacul mengatakan, keputusan soal tak adanya kampanye akbar itu telah melalui diskusi panjang secara internal. Hasilnya, kata dia, kampanye akbar akan di gantikan dengan kampanye bersama rakyat melalui dapil di 35 kabupaten/kota.
“Hampir semua petarung, strategi itu mengambil keputusan atas dasar diskusi internal. Internal para komandannya, komandan tepur lapangannya diskusi dulu apa langkah kita berikutnya. Nah nanti 23 November hari Sabtu terakhir [kampanye], itu semua bersama rakyat,” ujar Pacul.
Perihal maksud kampanye bersama rakyat secara spesifik, Bambang Pacul menjelaskan kampanye itu berisi kegiatan bersenang-senang. Antara lain ialah jalan sehat dan hiburan lain, seperti musik untuk masyarakat.
“Ini adalah jawaban kami terhadap situasi lapangan, maka jawaban kami di 186 Dapil, kita adakan campaign bersama rakyat dengan happy-happy. Tanggal 23 jam 07.00-23.00 WIB, kampayenya bersama rakyat, inisiator para pendukung Andika-Hendi,” terangnya.
Sementara itu, soal apakah ada daerah tertentu yang jadi fokus jelang pemilihan pada 27 November 2024, Bambang Pacul menyatakan ada. Namun, pihaknya enggan membocorkan daerah tesebut.
“Tentu kita punya tapi masa kayak gini diceritain? Kan pergerakan dari kompetitor kita harus melihat, seperti apa jawaban kita, langkah ini kok begini, apa yang harus kita jawab, itu di tim inti yang rumuskan,” tegasnya.
BACA JUGA: Bukan Kampanye Akbar, Jelang Coblosan Andika-Hendi Lakoni Strategi Ini Ikuti Pesan Bambang Pacul
Sebagai informasi, masa kampanye akan segera berakhir atau tepatnya pada 23 November 2024. Setelah itu, pada tanggal 24, 25, dan 26 memasuki masa tenang atau tak boleh melakukan segala aktivitas kampanye. (*)
Editor: Farah Nazila




