“Mayoritas elite PDIP belum siap bekerja sama dengan Gibran, yang dianggap replika politik Jokowi,” katanya.
Fenomena partai penyeimbang sejatinya pernah Partai Demokrat lakukan saat era Jokowi-JK. Namun, pada akhirnya Demokrat masuk kabinet. Apakah PDIP akan menempuh jalan serupa? Waktu yang akan menjawab. (*)




