Jateng

Pedagang Pasar Galang Donasi untuk Tersangka Penganiayaan Nenek Boyolali

×

Pedagang Pasar Galang Donasi untuk Tersangka Penganiayaan Nenek Boyolali

Sebarkan artikel ini
Penangguhan Penahanan | Korupsi Lapas Semarang | Santriwati Kendal | borgol Herry Kabut // jepara
Ilustrasi tangan terborgol. (Foto: Pixabay)

BOYOLALI, beritajateng.tv – Para pedagang di Pasar Mangu, Boyolali, menggalang donasi untuk keluarga dua penjaga malam yang kini berstatus tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan nenek yang mencuri bawang.

Aksi solidaritas ini muncul setelah ZA dan KA, dua petugas keamanan pasar, ditahan atas dugaan pemukulan terhadap nenek berinisial SA (67).

Donasi ini bermula dari inisiatif para pedagang yang merasa prihatin terhadap keluarga kedua petugas yang saat ini harus menghadapi tekanan ekonomi setelah kepala keluarganya ditahan.

“Kami merasa mereka hanya menjalankan tugas menjaga pasar. Tapi sekarang keluarganya justru kesulitan. Maka dari itu, kami galang bantuan,” kata Ilham Dwi Kusuma, salah satu pedagang susu di Pasar Mangu, Selasa 13 Mei 2025.

Solidaritas Pedagang

Gerakan donasi ini menyebar melalui unggahan Facebook di grup “Asli Wong Ngemplak”. Salah satu unggahan menampilkan kardus bertuliskan “Open Donasi 2 Penjaga Malam Satpam Pasar Mangu” sebagai kotak donasi di pasar.

BACA JUGA: Usai Viral, Nenek Korban Penganiayaan di Boyolali Kini Banjir Donasi, Pelaku jadi Tersangka

Akun Facebook bernama J-jr menulis, “Keluarga petugas keamanan Pasar Mangu ya di pikir, jangan yang mencuri saja yang di kasih bantuan.” Unggahan itu langsung mendapat respons positif dari netizen, khususnya dari komunitas pedagang pasar.

Sementara akun lain, Mas Andi Saja, meminta agar penegakkan keadilan setara. “Kalau dua penjaga dihukum, malingnya juga harus dihukum. Kalau bebas satu ya bebas semua,” tulisnya.

Pedagang pasar juga menyatakan kesiapannya untuk menjadi saksi yang meringankan bagi ZA dan KA.

Nenek SA banjir donasi 

Kasus ini mencuat setelah video seorang nenek berlumuran darah viral di media sosial. Dalam narasi yang beredar, SA ketahuan mencuri bawang di Pasar Mangu, dan kemudian dugaan kuat para petugas keamanan memukulinya.

Ironisnya, setelah kasusnya viral, SA justru banjir simpati dan bantuan. Putra SA, H (37), menyebut banyak pihak datang memberikan sumbangan, termasuk dari Jakarta, Semarang, Blitar, hingga Mojokerto.

“Ada bantuan dari DPR RI, Kapolres Boyolali, komunitas dari Jakarta dan Lombok, bahkan dari tokoh publik seperti Bang Jhon LBF,” ungkap H.

BACA JUGA: Kebakaran Hanguskan Tiga Rumah di Salatiga, Ludes Kurang dari Dua Jam

Kapolsek Polanharjo, AKP Abdillah, juga membenarkan bahwa SA merupakan warga Kecamatan Polanharjo, Klaten. Ia turut menyaksikan penyaluran bantuan dari berbagai donatur untuk SA, termasuk dua ekor kambing dan sembako. (*)

Simak berbagai berita dan artikel pilihan lainnya lewat WhatsApp Channel beritajateng.tv dengan klik tombol berikut:
Gabung ke Saluran