Olahraga

Pemain Asing PSIS Semarang Jadi Incaran Tim Lain, Begini Tanggapan Yoyok Sukawi

×

Pemain Asing PSIS Semarang Jadi Incaran Tim Lain, Begini Tanggapan Yoyok Sukawi

Sebarkan artikel ini
PSIS Utang | PSIS Stadion Jatidiri Semarang | Pemain Liga | PSIS Stadion Semarang | Dewangga Timnas | PSIS RANS | Stadion PSIS | Tiket Online PSIS | Sanksi PSIS | Pemain Asing PSIS | Stadion PSIS Semarang
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi. (Foto: PSIS)

SEMARANG, beritajateng.tv – CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, mengungkapkan sikapnya yang fleksibel terkait upaya mempertahankan pemain asing dalam timnya.

Yoyok menegaskan bahwa untuk menjadi pemain asing di PSIS Semarang, keinginan yang tulus dari dalam hati merupakan hal yang sangat penting.

Dalam salah satu video di kanal YouTube miliknya, Yoyok Sukawi menyatakan pendapatnya tentang bayaran bagi pemain yang bermain untuk PSIS Semarang ketika berdiskusi dengan agen pemain PSIS, Aggy Eka Ressy.

“Yang terpenting bagi pemain asing adalah keinginan yang tulus. Jika masih ingin bermain di sini, kami akan mempertimbangkan untuk memperpanjang kontrak. Namun, jika tidak, itu bukan masalah bagi kami,” ujar Yoyok, beberapa waktu yang lalu.

BACA JUGA: Akui Over Budget, Yoyok Sukawi Ungkap Alasan Sering Telat Bayar Gaji Pemain PSIS Semarang

Menurut Yoyok, meskipun banyak tawaran yang masuk, termasuk dari klub-klub Liga 1 dan juga dari luar negeri seperti Thailand dan India, namun keberadaan pemain-pemain asing di PSIS Semarang untuk tahun ini sudah terjamin. Yoyok juga mengungkapkan bahwa ada sejumlah tawaran yang diterima, salah satunya dari Gali Freitas.

Yoyok juga mengungkapkan bahwa ia telah berdiskusi langsung dengan Gali Freitas mengenai keinginannya untuk tetap berada di PSIS Semarang.

“Dia menyatakan masih ingin berada di sini. Jika hatinya masih di sini, kami akan mempertimbangkan. Tapi, jika tidak, kita akan membahasnya nanti,” ungkapnya.

Pemain asing PSIS jadi incaran tim lain

Selain itu, Yoyok juga mengakui bahwa apabila ada pemain asing PSIS yang tidak merasa nyaman atau betah, maka ia akan memahami dan mempersilakan mereka untuk pergi.

Yoyok mencontohkan kasus Taisei Marukawa di musim sebelumnya yang juga sempat dikonsultasikan keinginannya oleh pihak manajemen.

“Seperti Taisei Marukawa, kami menanyakan apakah dia masih senang berada di sini. Dia menyatakan kesediaannya untuk tetap bertahan. Namun, jika hatinya tidak di sini, kami tidak akan memaksanya. Sudah banyak pemain kita yang memilih untuk hengkang,” ungkap Yoyok.