Menurutnya, pemetaan kebijakan perlu melihat pendidikan sebagai satu sistem yang utuh, sebagaimana konsep Tri Pusat Pendidikan Ki Hadjar Dewantara, yakni sekolah, keluarga, dan organisasi pemuda.
“Kalau akhir pekan tidak belajar akademik, mestinya itu ruang bagi keluarga dan aktivitas sosial yang potensial menumbuhkan jiwa kepemimpinan, sosial, atau bahkan hobi dari anak-anak,” pungkasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





