Pendidikan

Peringati Hari Santri Nasional, Ratusan Siswa Berbagai SD di Semarang Ziarahi Makam Waliyullah Mbah Depok

×

Peringati Hari Santri Nasional, Ratusan Siswa Berbagai SD di Semarang Ziarahi Makam Waliyullah Mbah Depok

Sebarkan artikel ini
Hari Santri Nasional
Ratusan siswa dan bapak ibu guru dari sepuluh SD di Kecamatan Semarang Tengah saat berziarah di Makam Habib Thoha bin Muhammad bin Yahya, Jumat, 20 Oktober 2023. (Fadia Haris Nur Salsabila/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ratusan pelajar dari berbagai Sekolah Dasar (SD) di Kota Semarang mengunjungi Makam Habib Thoha bin Muhammad bin Yahya di Kembangsari, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang pada Jumat, 20 Oktober 2023.

Kunjungan tersebut merupakan rangkaian yang digelar di masing-masing sekolah dalam memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2023 mendatang.

Tampak ratusan siswa SD berbusana muslim dari sepuluh SD di Kecamatan Semarang Tengah antaranya SDN Pekunden, SDN Brumbungan, SDN Miroto, SDN Sekayu, SDN Kembangsaei 01, SDN Kembangsari 02, SDN Bangunharjo, SD Islam NU Pungkuran, SD Islam AI Iman, dan SD Muhammadiyah 13 berkumpul di selasar Makam Habib Thoha bin Muhammad bin Yahya atau yang terkenal dengan sebutan Mbah Depok.

BACA JUGA: Pameran Seni Rupa Lintas Agama, Memotret Kebhinekaan dalam Rangka Hari Santri Nasional

Abdul Khalik, Kepala SDN Pekunden, menjelaskan, sekitar 1.170 siswa dari sepuluh sekolah hadir serentak ke makam Waliyullah Mbah Depok hari ini dalam rangka merayakan Hari Santri Nasional. Salah satu tujuannya adalah untuk mengenalkan kepada anak kecintaan kepada habib atau waliyullah.

“Kita harus ingat, harus hormat, tawaduk, serta mengenalkan makam-makam waliyullah yang ada di Kota Semarang kepada siswa. Apalagi anugerah terbesar negeri ini adalah banyak habib di Indonesia,” kata Abdul Khalik kepada beritajateng.tv selepas kegiatan.

Khalik menyatakan, kegiatan ziarah kali ini memiliki beberapa agenda, antara lain tawasul, membacakan manaqib, mengenalkan sejarah Mbah Depok kepada anak-anak, serta mengenang perjalanan Mbah Depok sebagai seorang waliyullah.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan pembacaan surat yasin, tahlil, Asmaul Husna, solawat-solawat dan diakhiri dengan doa bersama.

Kali pertama kesepuluh SD di Semarang Tengah serempak peringati Hari Santri Nasional

Lebih lanjut, kata Khalik, tahun ini merupakan kali pertama bagi kesepuluh SD di Kecamatan Semarang Tengah untuk memperingati Hari Santri Nasional secara serempak. Sebelumnya, mereka hanya mengadakan acara secara internal di sekolah masing-masing.

“Baru kali ini, biasanya hari Jumat di akhir bulan hanya bersama 3 sekolah terdekat. Sehingga kita membiasakan anak untuk berziarah makam waliyullah minimal setiap tri wulan ke sini,” imbuhnya.

BACA JUGA: Festival Mahrojan Sambut Hari Santri Nasional, Semarang Jadi Tuan Rumah Pertama

Sementara itu, salah satu siswa Girindra Maulana Azam tampak antusias mengikuti ziarah ini. Ia datang dengan mengenakan busana muslim berwarna putih dan sorban yang ia ikat di kepalanya.

“Ya senang dan bisa mengenal. Bisa belajar tentang agama, mengingat leluhur, mendoakan leluhur,” katanya.

“Memang kebetulan kakakku santri, jadi bisa mengajari. Kebetulan juga besok aku mau mondok jadi santri,” imbuhnya. (*)

Editor: Mu’ammar Rahma Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp